Biaya Tune Up Mobil Tahun 2026

Bengkel mobil Suzuki
Sumber :
  • Suzuki Indonesia

Jakarta, VIVA – Banyak pemilik mobil masih menganggap tune up sama dengan servis berkala. Padahal, kedua jenis perawatan tersebut memiliki tujuan dan proses pengerjaan yang berbeda, termasuk biaya yang harus dikeluarkan.

img_title Trump Buka Pintu Mobil China Masuk Amerika

Servis berkala umumnya dilakukan setiap 5.000 kilometer atau enam bulan sekali untuk menjaga kondisi kendaraan tetap prima. Sementara tune up merupakan perawatan yang lebih menyeluruh untuk mengembalikan performa mesin yang mulai menurun akibat pemakaian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam proses tune up, mekanik tidak hanya mengganti oli atau memeriksa komponen dasar. Sejumlah bagian penting seperti throttle body, injektor, busi, sistem pengapian hingga ruang bakar akan diperiksa, dibersihkan, bahkan disetel ulang bila diperlukan.

img_title Mencoba Land Cruiser FJ di Gumuk Pasir, Karakternya Beda

Karena pengerjaannya lebih kompleks, biaya tune up tentu lebih mahal dibanding servis rutin. Besarnya biaya juga dipengaruhi oleh jenis kendaraan, lokasi bengkel, serta komponen yang perlu diganti selama proses pengerjaan.

Dikutip VIVA Otomotif dari Suzuki, Minggu 21 Juni 2026, untuk mobil kategori Low Cost Green Car (LCGC), biaya tune up tergolong paling terjangkau. Di bengkel umum, pemilik kendaraan biasanya cukup menyiapkan dana sekitar Rp300 ribu hingga Rp600 ribu.

img_title Beli Mobil Bekas Rp50 Juta, Sisihkan Dana Segini agar Bisa Dipakai Harian

Sementara jika dilakukan di bengkel resmi, biaya tune up mobil LCGC dapat mencapai Rp800 ribu hingga Rp1,2 juta. Selisih harga tersebut umumnya dipengaruhi penggunaan suku cadang asli dan peralatan yang sesuai standar pabrikan.

Berbeda dengan mobil LCGC, kendaraan keluarga berjenis MPV membutuhkan biaya yang lebih besar. Mobil seperti Avanza, Xpander, Ertiga, hingga Mobilio umumnya memerlukan biaya tune up mulai Rp700 ribu sampai Rp1,5 juta di bengkel umum.

Jika pemilik kendaraan memilih bengkel resmi, biaya yang harus disiapkan berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp2,5 juta. Angka tersebut bisa bertambah apabila ditemukan komponen yang sudah aus dan perlu diganti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biaya paling tinggi biasanya ditemui pada mobil diesel modern dan SUV premium. Kendaraan dengan teknologi common rail atau sistem elektronik yang lebih kompleks membutuhkan alat diagnostik khusus saat proses tune up.

Untuk kategori ini, biaya tune up di bengkel umum bisa mencapai Rp1,5 juta hingga Rp2,5 juta. Sedangkan di bengkel resmi, pemilik mobil harus menyiapkan dana sekitar Rp3 juta sampai Rp5 juta atau bahkan lebih tergantung kondisi kendaraan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut