Honda dan Nissan Makin Dekat

Logo Honda
Sumber :
  • VIVA/Muhammad Thoifur

Tokyo, VIVA – Kerja sama antara Honda dan Nissan disebut semakin mendekati tahap pengumuman resmi. Salah satu bentuk kolaborasi yang sedang dipersiapkan adalah penggunaan Electronic Control Unit (ECU) bersama, yang berperan sebagai pusat kendali berbagai sistem elektronik pada mobil.

img_title Daftar Motor Matik Honda yang Dapat Diskon Besar September 2026

Presiden Honda, Toshihiro Mibe, mengungkapkan bahwa pembahasan dengan Nissan telah berjalan cukup jauh. Bahkan, disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Rabu 1 Juli 2026, beberapa aspek kerja sama disebut sudah mendekati tahap final sehingga pengumuman resminya diperkirakan hanya tinggal menunggu waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ECU sering disebut sebagai "otak" kendaraan karena bertugas mengendalikan berbagai fungsi penting. Mulai dari sistem penggerak, pengaturan baterai pada mobil listrik, fitur keselamatan, hingga sistem hiburan dan konektivitas, semuanya bergantung pada kemampuan perangkat elektronik tersebut untuk saling berkomunikasi.

img_title Honda Luncurkan Motor Baru Seharga Mobil Bekas

Dengan menggunakan ECU yang sama, Honda dan Nissan berpeluang menyederhanakan proses pengembangan kendaraan generasi baru. Langkah ini juga memungkinkan kedua perusahaan menekan biaya riset, mempercepat pengembangan teknologi, serta mempermudah integrasi berbagai fitur canggih di masa depan.

Laporan media Jepang menyebut penggunaan ECU bersama nantinya tidak hanya diterapkan pada mobil Honda dan Nissan. Mitsubishi, yang memiliki hubungan aliansi dengan Nissan, juga diproyeksikan ikut memanfaatkan platform elektronik tersebut, baik untuk mobil bermesin hybrid maupun kendaraan listrik berbasis baterai.

img_title Kurs Dolar Rp17.700, Segini Harga Moge Terbaru Honda di Indonesia

Meski begitu, ketiga perusahaan masih membahas sejumlah hal sebelum kesepakatan diteken. Beberapa di antaranya mencakup pembagian biaya pengembangan, tanggung jawab teknis, hingga bentuk kerja sama yang akan dijalankan dalam jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana, mobil pertama yang menggunakan ECU hasil pengembangan bersama diperkirakan baru akan meluncur sekitar 2029 hingga 2030. Setelah fondasi sistem elektronik berhasil disatukan, kolaborasi di bidang lain diyakini akan lebih mudah dilakukan, termasuk pengembangan perangkat lunak, teknologi mengemudi pintar, hingga kendaraan berbasis listrik.

Kerja sama ini dinilai menjadi langkah strategis bagi Honda dan Nissan yang sama-sama menghadapi persaingan industri otomotif yang semakin ketat. Produsen asal Jepang kini harus berhadapan dengan laju perkembangan mobil listrik dan perangkat lunak kendaraan yang berkembang sangat cepat, terutama dari pabrikan asal China.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut