Mobil Jaecoo Kena Recall

Jaecoo J7 di Australia
Sumber :
  • Drive

Sydney, VIVA – Jaecoo menjadi salah satu merek asal China yang tengah memperluas kehadirannya di pasar otomotif global. Salah satu model yang menjadi bagian dari keluarga produknya adalah J7, SUV yang dipasarkan di sejumlah negara.

img_title China Masuk 3 Besar Merek Mobil Terlaris di Indonesia

Namun, salah satu model Jaecoo tersebut kini menghadapi program recall di Australia. Sebanyak 171 unit Jaecoo J7 produksi 2025-2026 ditarik untuk diperiksa setelah ditemukan potensi masalah pada sistem kelistrikan kendaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan pemberitahuan recall yang dilihat VIVA Otomotif di laman resmi pemerintah Australia, Selasa 18 Agustus 2026, masalah tersebut berkaitan dengan kabel yang berada di bawah jok depan, yang berpotensi bergesekan dengan braket palang jok selama kendaraan digunakan.

img_title Sudah Gabung Stellantis, Leapmotor Malah Cari Pembeli di Luar

Gesekan yang terjadi secara terus-menerus dapat menyebabkan kabel mengalami kerusakan. Jika kondisi tersebut terjadi, kendaraan berpotensi kehilangan tenaga penggerak secara tiba-tiba atau mesin mati tanpa peringatan.

Risiko tersebut menjadi perhatian karena kehilangan tenaga atau mesin mati ketika mobil sedang berjalan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan. Kondisi ini tidak hanya berpotensi membahayakan penghuni kendaraan, tetapi juga pengguna jalan lainnya.

img_title Terpopuler: Kawasaki Bergaya Jadul, Cara Samakan Cat Mobil Unik, hingga Perang Mobil Listrik Rp700 Jutaan

Pemilik Jaecoo J7 yang masuk dalam daftar kendaraan terdampak akan dihubungi secara tertulis oleh Jaecoo. Mereka kemudian diminta membuat janji dengan dealer untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan.

Proses pemeriksaan dan perbaikan tersebut diberikan secara gratis kepada pemilik kendaraan yang terdampak. Daftar kendaraan yang masuk program recall dapat diketahui melalui nomor identifikasi kendaraan atau VIN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, sumber masalah bukan berasal dari mesin atau komponen utama penggerak J7. Potensi kerusakan justru ditemukan pada jalur kabel yang posisinya berada di bawah jok depan dan dapat bersentuhan dengan komponen lain.

Recall ini secara khusus tercatat untuk kendaraan Jaecoo J7 produksi 2025 dan 2026 di Australia. Pemberitahuan resmi tersebut mencatat sebanyak 171 kendaraan terdampak dan para pemilik diminta untuk membawa kendaraan mereka ke bengkel resmi guna menjalani pemeriksaan.

Ekspor mobil China

Mobil Bensin Menghilang dari 10 Besar Terlaris di China

Pasar otomotif China menunjukkan perubahan besar pada Agustus 2026. Mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) mendominasi daftar mobil penumpang.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut