Siap Dirilis, Inikah Wujud Penantang Kuat Suzuki Ertiga?

Renault RBC, penantang Ertiga.
Sumber :
  • Indianautos

VIVA – Tak lama lagi, pasar mobil keluarga akan kehadiran pendatang baru. Mobil tersebut merupakan produk dari Renault, yakni RBC.

Nissan Siapkan Mobil Listrik Murah Rp300 Jutaan dengan Basis Renault

Setelah diumumkan akan diproduksi Renault pada Oktober 2017 lalu, kini wujud dari RBC mulai nampak diuji coba di jalan raya. Spy shot-nya, bahkan telah muncul memenuhi jagad maya pekan lalu.

Dari gambar tembakan mata-mata itu pula, Indianautos, seperti dikutip Rabu 20 Juni 2018, kemudian menciptakan wujud rekaan digital dari Renault RBC.

Nestapa Pemilik Mobil Renault di Indonesia, Servis Mobil Di Mana?

Seperti informasi yang disampaikan sebelumnya, rendering itu nampak memperlihatkan RBC menggunakan platform CMF-A dari Renault Kwid. Bagian depannya mengingatkan kita akan model Kwid dan Koleos.

RBC memiliki tata letak grill dan headlamp yang sama dan hidung yang tak seperti sebuah MPV, karena duduk sangat tegak. Turun ke bawah, ada LED DRL yang ditempatkan di bumper, seperti yang terlihat pada unit pengujian.

Renault Pamer Motor Listrik Bergaya Scambler dengan Harga Rp453 Jutaan

Belum diketahui berapa ukuran pelek yang digunakan. Apabila Kwid menggunakan pelek 13 inci, diharap RBC menggunakan ukuran 14 atau 15 inci, sesuai dengan standar MPV.

Di bagian interior alias kabin, diprediksi tata letak dasbor akan sangat mirip dengan Kwid. Renault RBC juga diharapkan mendapatkan konsol instrumen semi-digital. Sedangkan layar sentuh AVAV dari Renault, sepertinya akan kita temukan di konsol tengah.

Untuk varian tertinggi, MPV kompak Renault ini kemungkinan bakal mendapatkan fitur seperti kontrol iklim otomatis dengan ventilasi untuk semua barisnya.

Peluncuran Renault RBC, kabarnya akan dilakukan sebelum akhir 2018. Mobil ini akan bersaing dengan beberapa kompetitor, seperti Suzuki Ertiga, dan Honda Mobilio.

Logo Renault

Krisis Mobil Murah, Produsen Eropa Minta Aturan Baru Seperti Jepang

Mobil kecil yang terjangkau semakin jarang terlihat di jalanan Eropa. Bukan karena tidak ada peminat, tapi karena makin sulit untuk diproduksi.

img_title
VIVA.co.id
17 Juni 2025