Biaya Servis Mobil Renault Kwid, Bisa di Bengkel Nissan

Diler Renault
Sumber :
  • viva.co.id/Yasin Fadilah

VIVA.co.id – Mobil besutan Eropa terkenal menjadi kendaraan yang digandrungi banyak orang. Sebab, mobil buatan Eropa dikenal memiliki berbagai kelebihan yang tak dimiliki pada mobil-mobil buatan Jepang atau negara lainnya.

Ketangguhan Nissan Teruji di Tengah Panas dan Tekanan Formula E Jakarta 2025

Tetapi, ada satu masalah yang kerap menjadi momok para pencinta mobil-mobil Eropa. Yakni susahnya mencari suku cadang. Andai pun ada, harganya menguras kantong, tak seperti suku cadang mobil-mobil merek Jepang. Lantas, bagaimana dengan mobil Renault?

"Untuk suku cadang atau spare part mobil kami, sebetulnya tidak susah, soalnya kami menyediakan di bengkel resmi," kata salah satu Sales Renault di Pantai Indah Kapuk saat berbincang dengan VIVA.co.id, Selasa 20 Desember 2016.

Secanggih Apa Setir Balap Formula E hingga Harganya Rp100 Jutaan

Kendati demikian, Ia mengaku bahwa mencari suku cadang mobil Eropa khususnya Kwid memang agak sulit jika tidak langsung ke diler resmi. "Nah, kalau itu memang sulit dan jarang, soalnya kita memang menyediakan untuk diler resmi saja, walaupun harganya cenderung mahal ya," ujarnya.

Sementara itu, untuk masalah servis, ia menyebutkan pemilik Renault tidak perlu merasa bingung. Sebab, bengkel resmi Nissan di seluruh Indonesia juga telah siap menerima pengguna Renault.

Krisis Mobil Murah, Produsen Eropa Minta Aturan Baru Seperti Jepang

"Untuk servis Kwid bisa dilakukan di bengkel resmi Nissan. Renault juga sudah mempersiapkan itu, servis kalau tidak sempat ke diler Renault, bisa di Nissan," katanya.

Untuk satu kali servis, Ia menuturkan untuk ukuran mobil crossover seperti Renault Kwid, hanya ganti oli dan juga melakukan cek mesin 10 ribu pertama berkisar Rp500 ribu. "Kalau Renault Duster, itu Rp600 ribu, sudah include oli, ganti filternya juga. Tapi itu masih estimasi, yang jelas cukup murah untuk mobil kelas Eropa," katanya.

(ren)

Logo Nissan

Pemilik Nissan Wajib Waspada, Ada Risiko Mesin Rusak saat Mobil Melaju

Produsen otomotif asal Jepang, Nissan, kembali menghadapi masalah serius terkait lini mesinnya dan mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap 443.899 unit mobil dari

img_title
VIVA.co.id
8 Juli 2025