Bisnis Manis Kosmetik Lokal

Ilustrasi kosmetik.
Sumber :
  • pexels

Salah satu indie brand yang meraih popularitas dalam waktu cukup singkat, adalah By Lizzie Parra atau BLP. Terkenal dengan produk Lip Matte dalam warna cantik yang tahan lama. Memang, hingga kini, lip matte masih menjadi salah satu produk unggulan brand lokal.

img_title Bahaya Penggunaan Produk Kosmetik Berbahan Merkuri

BLPTingginya permintaan sempat membuat website BLP crash. Foto: instagram @BLPbeauty

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BLP yang baru diluncurkan tahun 2016 itu langsung jadi kesayangan para beauty lover. BLP dimiliki oleh seorang make up artist dan beauty influender, Lizzie Parra.

img_title Lipstik dan Eyebrow Ini Terinspirasi dari Cerita Rakyat

Dihubungi oleh VIVA, Lizzie Parra menceritakan kisahnya, “Setelah pengalaman ku kurang lebih 5 tahun, dari tahun 2009 sampai dengan 2015, lalu aku mikir sepertinya aku bisa melakukan yang ber-impact lebih selain sebagai make up artist dan beauty influencer.”

Lizzie berkeinginan membuat brand lokal lebih berkembang. “Aku mulai mencari tahu, mungkin ga, sih, orang Indonesia membuat brand kecantikan sendiri. Karena pada waktu itu belum ada yang mengeluarkan brand sendiri. Kebanyakan hanya brand besar. Dan ternyata ada pabrik yang mau diajak bekerjasama. Pada akhirnya, aku men-create semua sendiri, mulai dari branding, nama, logo, produk, formula sampai launch, “ lanjut Lizzie.

img_title Tetap Cantik Selama di Rumah, Ini 5 Trik Aman Memilih Kosmetik

Passion di dunia makeup dan bisnis membawa brand miliknya meraih sukses. Lizzie mengaku memulai segalanya dari mimpi.

Mimpi miliki brand kosmetik sukses tidak hanya dimiliki oleh Lizzie. Dibuktikan dengan makin menjamurnya brand indie yang memberi dampak positif pada industri kosmetik tanah air.

Data dari Kementerian Perindustrian setidaknya mencatat sekitar 760 perusahaan kosmetik di Indonesia ikut mewarnai pasar domestik.

Produksi kosmetik dalam negeri diisi oleh 23 industri besar dan 730 industri kecil menengah (IKM). Perusahaan yang memproduksi dan menjual merek-merek makeup, skin care, body care dan feminine hygine care itu berhasil menyerap 7.500 tenaga kerja langsung dan 600.000 tenaga kerja tak langsung. Sehingga industri kosmetik dinilai berpotensi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Go Local!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Makin ketat persaingan, brand kosmetik lokal makin menyadari pentingnya ciri khas. Mereka harus menciptakan produk yang ‘berbeda’ dari yang sudah ada.

Mayoritas brand indie juga tidak main-main, produk yang mereka keluarkan sudah melalui uji klinis dan perizinan memadai. Para pemilik brand paham pentingnya sebuah kualitas, baik cara pengolahan maupun pemilihan bahan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut