Mengubah Nasib dari Ajang Pencarian Bakat

Maria Simorangkir Juara Indonesian Idol 2018, Ahmad Abdul,
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

Kondisi ini dirasakan oleh Fildan. Diakui pria asal Baubau, Sulawesi Tenggara itu, kemenangannya di Academy Dangdut membawa perubahan drastis dalam hidupnya.

img_title Maia Estianty Mendadak Amnesia Lihat Foto Ahmad Dhani

"Bisa membanggakan keluarga besar Fildan, khususnya istri dan kedua orangtua. Dan Alhamdulillah banyak dikenal orang," kata Fildan saat berbincang dengan VIVA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengingat masa lalunya ketika duduk di bangku SMA, Fildan sempat putus sekolah karena kesulitan biaya. Bersyukur dirinya bisa lulus pada 2012 karena pihak sekolah memberikan beasiswa.

img_title Seru, Momen Temu Kangen Skuat Indonesian Idol

Fildan memang tak menutupi masa lalunya, yang datang dari keluarga sederhana. Seiring perjalanan waktu, pria yang terkenal pendiam ini mampu memperbaiki kondisi perekonomian keluarganya.

Fildan manggung di Kendari

img_title Cantiknya Istri Arya Saloka Hingga Pemakaman Melisha Sidabutar

Juara D'Academy Asia ini tak menutupi bahwa ia sering mendapat undangan nyanyi di stasiun televisi maupun sejumlah daerah di Indonesia. Tentu saja, kesibukan Fildan membuat rezekinya semakin lancar.

"Alhamdulilllah saya bisa membahagiakan keluarga kecil saya," katanya.

Dengan penghasilannya sebagai penyanyi, pria yang juga memainkan sejumlah alat musik ini mampu membeli mobil untuk membahagiakan istri dan anaknya.

"Untuk bisa ajak jalan-jalan anakku, Digar Rahayudin dan istri tercinta," katanya.

Selain itu, pria yang menguasai beberapa genre musik ini juga bisa memanjakan dirinya dengan membeli gitar. Tidak tanggung-tanggung, gitar merek Musicman dipilih Fildan sebagai gitar keduanya.

“Alhamdulillah ada rezeki saya beli gitar, yang Musicman itu salah satu gitar favorit saya,” ungkapnya.

Evi Masamba juga pernah merasakan pahit dan getirnya hidup karena kesulitan ekonomi. Di balik sikapnya yang riang dan lucu, ternyata Evi menyimpan kisah sedih dalam hidupnya.

Bukan saja karena hidup serba kekurangan, tapi dari kecil, pedangdut kelahiran 1991 ini tak pernah merasakan kasih sayang orangtuanya.

Perempuan asal daerah Luwu Utara, Sulawesi Selatan tersebut juga bercerita masa sulit yang dirasakan semasa kecil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat dulu Evi pengen beli sandal saja enggak bisa, jadi saya hanya menggunakan baju itu baju bekas," katanya saat ditemui VIVA di kawasan Jakarta Selatan.

Ia juga sudah banting tulang untuk membantu neneknya. Evi bekerja menjadi asisten rumah tangga dan serabutan lainnya demi sesuap nasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut