Lagi Tren, Belajar Via Online

Anak dan gadget
Sumber :
  • Pixabay/ StarupStockPhotos

Monoton

img_title Cara Sederhana Meningkatkan Kualitas Hidup dengan 5 Kebiasaan Ini

Dengan adanya metode belajar via online, Presiden Joko Widodo pun menyambut baik adanya teknologi yang bisa memacu semangat belajar anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jokowi pun mengakui, sudah cukup lama, metode belajar di Indonesia tidak mengalami perubahan berarti. "Memang sudah terlalu lama ya, pendidikan kita monoton," kata Presiden dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram milik salah satu pendiri aplikasi belajar online “Ruangguru”, Adamas Belva Syah Devara.

img_title Curahan Hati Raissa Ramadhani, Makanan dan Fokus dalam Proses Penciptaan Lagu

Mantan gubernur DKI Jakarta itu ingin, metode belajar yang monoton segera dirombak dan diubah secara total. "Yang pertama yang bisa dilakukan memang sebenarnya adalah dengan memperbaiki aplikasi sistem".

Presiden pun berharap, suatu saat ada metode pendidikan yang bisa langsung membawa anak didik berhadapan langsung dengan masalah dan tantangan, namun sesuai dengan level usia masing-masing.

img_title Psikolog Ungkap, Olahraga Sepakbola Punya Banyak Manfaat Buat Anak

Tak hanya Jokowi, menjamurnya aplikasi belajar online juga disambut baik oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Harris Iskandar. Menurut Harris, kemajuan teknologi dalam hal pendidikan merupakan suatu langkah yang bagus dan harus diapresiasi.

Menurut dia, dengan makin banyaknya aplikasi atau platform digital untuk pendidikan, juga bisa semakin memperluas jangkauan persebaran pendidikan. Bahkan, ia memprediksi bahwa ke depan fitur edukasi secara digital akan menjadi tren.

"Sekarang memang sedang eranya e-commerce, setelah itu settle baru nanti gilirannya e-education atau e-training. Prediksi saya tidak akan lama lagi, satu-dua tahun e-education itu akan sangat mewabah," kata dia.

Jadi Tren

Perlu disadari pula, cara belajar setiap orang berbeda-beda, termasuk siswa. Ada yang mudah paham dengan mendengar, lihat gambar, membaca, dan sebagainya. Rasa malas bisa juga muncul karena siswa belajar dengan metode yang kurang sesuai dengan kemampuannya menyerap ilmu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penting sekali untuk mengedukasi siswa perihal pentingnya mengenal diri masing-masing. Kalau siswa tahu metode belajar seperti apa yang membuat mereka mudah mencerna pelajaran, tentu segalanya jadi lebih mudah.

Meski baru diprediksi bakal mewabah, pada sebagian besar kalangan anak usia sekolah yang melek teknologi, memang mulai banyak yang tertarik mengunduh beragam aplikasi belajar online.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut