KRL Commuter Line Celaka, Apa Sebab?

Petugas PT KAI mengevakuasi KRL Commuter Line 1722 yang anjlok di pintu perlintasan Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu, 10 Maret 2019.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Sebab, menurut dia, meski sarana transportasi ditambah tanpa dorongan dari Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baik, kejadian anjlok atau kecelakaan kereta bisa saja terjadi kembali.

img_title Rute KRL Bakal Diperpanjang hingga Karawang, Dirut KAI Commuter Buka Suara

"Artinya SOP-nya harus diperketat lagi, meski kita tahu kondisi kecelakaan saat ini dan saat dahulu berbeda jauh. Sehingga, kehati-hatian personil penting dilihat lagi," tegasnya kepada VIVA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Djoko juga mempertanyakan terkait anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana dari pemerintah yang berkurang setiap tahunnya. Sebab, bisa saja hal ini berdampak pada keselamatan penumpang.

img_title Jalur Penumpang Naik-Turun KRL Stasiun Tanah Abang Berubah Mulai 29 Juni 2025

Untuk itu, ke depan anggaran pemeliharaan ini harus diperjelas lagi, karena ini tugas pemerintah terkait pemeliharaan yang berdampak pada keselamatan penumpang kereta api.

"Dana pemeliharaan ini sebaiknya mengikuti jumlah kereta yang bertambah maka anggaran tersebut ikut dinaikkan. Ini semua berdampak pada pemeliharaan sarana prasarana dan keselamatan penumpang," ujarnya.
 

img_title KAI Buys Chinese Three Trains for Jabodetabek's Fleet
Diskusi antara Media dan jajaran Direktur Direktorat Jenderal Kemenhub

Kemenhub Ungkap Nasib Perpanjangan Rute KRL Jabodetabek hingga Karawang

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebelumnya telah berencana untuk memperpanjang layanan KRL Commuter Line Jabodetabek sampai ke wilayah Karawang.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut