Dari Minuman Berkarbonasi ke Smartphone
- Trusted Review
Smartphone ini mengadopsi teknologi dual sim yang salah satunya memiliki fungsi hybrid. Jika dibutuhkan, salah satu slot sim card itu bisa berperan sebagai slot micro SD atau untuk penyimpanan eksternal.Dikabarkan P1 ini akan dibanderol sekitar US$206 atau setara dengan Rp2,7 juta. Harga yang cukup pantas untuk sebuah smartphone berkapasitas RAM 2GB. Teknologi kameranya pun dilengkapi dengan f/2.0 aperture and 1/3.06-inch lens. Dan tentunya jaringan komunikasi generasi ke-4 atau 4G LTE.
 Sedangkan Coca Cola, meski baru konsep, desainnya cukup menarik mata para penggemar minuman bersoda ini. Bentuknya mirip dengan kaleng coca cola versi tipis, dan dibagian belakang terdapat kamera yang dirancang mirip dengan pin pembuka botol kaleng Coca Cola.
Sepertinya belum diketahui kebenaran dari proyek Coca Cola Phone ini. Yang jelas, dilansir melalui Phones Review, Selasa, 15 Desember 2015, konsep ini ternyata bukanlah hasil rancangan asli dari Coca Cola melainkan dari perancang bernama Jonathan Gustafsson. Yang menarik, jika Coca Cola setuju dengan idenya, ia akan mengusulkan untuk penggunaan materi ponsel berasal dari kaleng bekas Coca Cola yang didaur ulang.