Menanti Gebrakan Menteri Baru Ekonomi
Kamis, 28 Juli 2016 - 06:33 WIB
Sumber :
- VIVA.co.id/Muhamad Solihin
Ia mengatakan, sosok masih menjadi pertimbangan pelaku pasar, selain tahap selanjutnya roadmap dan implementasi di lapangan. "Paling tidak kinerja nama-nama yang ramai dibicarakan sudah teruji, harapan pelaku pasar perombakan ini akan memberi angin segar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata dia.Â
Dunia usaha bergairah
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, yakin dengan adanya perombakan menteri Kabinet Kerja akan memberikan dampak positif bagi pengusaha.
Menurut dia, Presiden Joko Widodo tentu telah mempertimbangkan segala sesuatu demi mencapai kebijakan yang terbaik.Â
"Kami meyakini reshuffle yang dilakukan ini adalah yang terbaik, dan ini kan sudah melalui proses panjang, penelaahan tajam dan kami dari Kadin menyambut baik reshuffle ini," kata Rosan di Menara Kadin Jakarta, Rabu 27 Juli 2016.Â
Â
Meskipun demikian, menurut dia, catatan dari pengusaha bahwa perlu diperhatikan dalam evaluasi setiap kebijakan adalah bagaimana ujungnya bisa menciptakan lapangan kerja yang baru dan meningkatkan daya saing melalui pendidikan masyarakat.Â
Â
"Bagaimana kita meningkatkan daya saing, keterampilan pekerja kita yang sebagian besar pendidikannya masih rendah. Itu yang mesti kita tingkatkan secara konsisten," kata dia.
Â
Rosan menambahkan, Kadin yakin menteri baru merupakan orang yang kompeten dalam bidangnya. Yang tentunya, akan semakin memberikan kebaikan dalam dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan bisnis.Â
Â
Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, saat berbincang dengan viva.co.id juga mengapresiasi langkah Presiden Jokowi menunjuk mantan direktur pelaksana Bank Dunia sebagai menteri keuangan. Menurut dia, Sri Mulyani merupakan figur tepat untuk membangkitkan perekonomian nasional yang memang saat ini belum bergeliat. "Saya kira, kita perlu sosok Sri Mulyani Indrawati," kata Josua.
Ia memandang, Sri Mulyani yang sebelumnya pernah berada di jajaran pemerintahan, memiliki rekam jejak yang cukup baik. Selama ia menjabat sebagai Menteri Keuangan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, defisit anggaran negara pada saat itu terjaga di posisi yang cukup baik.
"Beliau memiliki fiskal disiplin yang cukup baik, itu yang sebetulnya kita perlukan," katanya.
Halaman Selanjutnya