Kontroversi Nobel Sastra Bob Dylan
- REUTERS/Rob Galbraith
Jodi Picoult, novelis yang karyanya selalu laris ini bahkan mencibir. Ia menulis, "Saya ikut senang atas (pencapaian) Bob Dylan. Apakah itu berarti saya bisa memenangkan Grammy?"
Namun terlepas dari sejumlah kritik yang datang, ucapan selamat mengalir untuk sang legendaris. Sejumlah penulis besar merayakan pencapaian tersebut, seperti Stephen King, Joyce Carol Oates, dan juga Salman Rushdie. Mereka menyebut Dylan adalah pewaris tradisi yang brilian dan menilai keputusan akademi keputusan yang keren.
William Bradley dari Huffington Post, menulis, meski ia bukan penggemar Bob Dylan, ia harus mengakui jika sang penyair merupakan sosok yang paling berpengaruh dalam bidang tulisan semasa hidupnya.
"Dylan benar-benar sudah membangkitkan pergerakan yang kuat untuk keadilan sosial dan kedamaian. Karyanya terus memberikan komentar tajam untuk Amerika dan juga hati manusia," tulisnya.
Penulis asal Inggris, Philip Pullman juga memberi ucapan selamat untuk Dylan. Ia bahkan mendukung Swedih Academy memperluas lingkup kategori penerima hadiah Nobel ke depannya.
"Bob Dylan adalah pilihan keren untuk hadiah Nobel. Satu hasil ini bisa saja membuka hadiah (penghargaan) lain untuk genre fiksi dan juga sastra pendek," katanya.
Barack Obama pun tak ketinggalan memberi ucapan selamat lewat akun Twitternya.
"Selamat untuk salah satu penyair terbaik saya, Bob Dylan, untuk Nobel yang pantas Anda terima ini," demikian kicauan Obama.
Congratulations to one of my favorite poets, Bob Dylan, on a well-deserved Nobel. https://t.co/c9cnANWPCS
— President Obama (@POTUS) October 13, 2016