Pesan Damai di Pidato Perpisahan Obama

Barack Obama
Sumber :
  • Reuters/John Gress

Obama juga mengatakan, berlandaskan itulah maka ia melarang penyiksaan, menutup kamp tahanan, mereformasi hukum yang mengatur pengawasan terhadap hak-hak kebebasan sipil dan ruang-ruang pribadi. "Karena itulah saya menolak diskriminasi terhadap Muslim Amerika yang sama patriotiknya dengan kita semua," tutur Obama yang segera disambut dengan tepukan tangan yang begitu gemuruh dan panjang.

img_title Inilah Alasan Michelle Obama Jatuh Cinta pada Barack Obama

Di antara belasan ribu pendukung yang hadir, terlihat istri Obama, Michelle, berdiri bersama Wakil Presiden Joe Biden beserta istrinya, Jill Biden, dan anak pertama Obama, Malia. Sementara itu, anak kedua Obama, Sasha, berhalangan hadir karena akan menghadapi ujian sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah-tengah pidatonya, pria yang kini berusia 55 tahun itu sempat terlihat emosional dan tak mampu menahan tangis. Ia tak mampu menguasai diri ketika mengingat janji-janjinya semasa delapan tahun berada di Gedung Putih.

img_title Modus Penipuan dengan Bitcoin yang Meretas Akun Obama dan Bill Gates

"Potensi besar Amerika akan terwujud jika demokrasi kita bekerja. Hanya jika politik kita mencerminkan kesopanan dari kita semua. Jika kita semua, terlepas dari afiliasi partai atau kepentingan tertentu, membantu memulihkan tujuan bersama kita," katanya, seperti dikutip dari BBC, 11 Januari 2017.

Keluar dari Zona Nyaman

img_title Akun Twitter Barack Obama dan Bill Gates Diretas Hacker

Obama, yang sempat tinggal dan bersekolah di Jakarta itu lalu mengajak rakyat AS untuk keluar dari zona nyaman, yang ia ibaratkan sebagai 'gelembung,' dan mulai mencoba untuk memahami mereka yang berbeda pemikiran dan ide.

"Kita terlalu nyaman dalam 'gelembung' kita. Sehingga kita hanya bersedia menerima informasi yang kita suka dan sesuai dengan pandangan kita, dan dikelilingi oleh orang-orang dengan pandangan politik yang sama, dan tak pernah bersikap kritis pada pandangan kita sendiri," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk bisa memahami orang lain, Obama menambahkan, maka setiap orang harus belajar untuk bisa berpikir dengan cara pandang orang lain.

Bukan Obama jika tak piawai bicara. Di atas panggung, ia juga tak lupa memuji kepolisian dan militer AS. Bagi Obama, karena keberanian luar biasa dari mereka, karena kecekatan anggota intelijen dan kekuatan hukum yang berjalan serta diplomat yang mendukung tentara AS, maka selama delapan tahun terakhir tak ada lagi organisasi teroris yang sukses merencanakan dan melakukan eksekusi di tanah Amerika.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut