Ternyata Aisyah RA Pernah Cemburu pada Khadijah RA, Ini Alasannya
- ANTARA FOTO/Aji Styawan
Rasa cemburu tersebut muncul bukan karena sosok Khadijah yang hadir secara fisik, tetapi karena perhatian Nabi SAW yang tak pernah lepas dari mengenang kebaikan dan ketulusan istrinya itu. Rasulullah SAW begitu menghormati Khadijah hingga sering mengingat namanya, memuji akhlaknya, serta tetap menjaga hubungan baik dengan sahabat-sahabatnya.
Puncak rasa itu terlihat ketika Aisyah berkata, "Khadijah hanyalah seorang perempuan tua, dan Allah telah memberi gantinya untuk engkau seorang perempuan yang lebih baik darinya," kata Aisyah.
Nabi SAW kemudian langsung membela Khadijah dengan ketegasan yang menunjukkan betapa besar penghargaan beliau kepada istrinya:
"Tidak! Allah tidak memberikan pengganti untukku yang lebih baik darinya. la sungguh-sungguh beriman tatkala orang-orang mengingkariku. la membenarkanku ketika orang-orang mendustakanku. la membantuku dengan harta bendanya, di saat orang-orang menjauhi dan memboikotku. Darinya Allah mengaruniakan anak kepadaku."
Pembelaan Rasulullah SAW ini tidak hanya menggambarkan cinta beliau kepada Khadijah, tetapi juga menjadi pelajaran bagi Aisyah tentang bagaimana Nabi menjaga kehormatan istri-istrinya, termasuk mereka yang telah tiada. Sikap tersebut menunjukkan kebijaksanaan Rasulullah dalam memperlakukan keluarganya dan menjadi teladan tentang adab serta kesetiaan.