Film A Business Proposal Dapat Rating 1 Bintang di IMDb, Raih Penonton Rendah Saat Opening Day

Film a Business Proposal versi Indonesia
Sumber :
  • Instagram

Jakarta, VIVA – Film A Business Proposal resmi tayang di bioskop Tanah Air sejak 6 Februari 2025. Film produksi Falcon Pictures itu meraih penonton rendah saat opening day atau hari pertama tayang. 

Heboh! Abidzar Al Ghifari Pakai Baju Padel Wanita, Bagian Tubuh Ini Jadi Sorotan Netizen

Berdasarkan informasi dari akun X pencatatan jumlah penonton bioskop, Cinepoint @cinepoint_, film yang dibintangi oleh Abidzar Al Ghifari tersebut mendapat jumlah penonton rendah saat opening day yakni sebanyak 6.900 penonton. 

"1.270 pertunjukan. Okupansi kurang dari 4 persen. 6.900 tiket masuk pada hari pertama," tulis akun Cinepoint dikutip Senin, 10 Februari 2025.

Penjelasan Marshanda Soal Adegan Tampar Ariel Tatum: Manusiawi Sih, Sangat Wajar!

Selain mendapat penonton sedikit, film A Business Proposal juga mendapat rating rendah di situs IMDb yakni 1/10, mendapat satu bintang dari 10. Sebagai informasi, IMDb merupakan salah satu situs yang kerap dijadikan acuan mengenai rating film. 

Produser Falcon Pictures, Frederica angkat bicara perihal perolehan penonton film A Business Proposal yang kecil di opening day. Tidak memberi pernyataan panjang, Frederica memilih untuk menjalaninya saja. 

Marshanda Comeback Nyanyi, Bawakan Ost Film La Tahzan

"Jalani aja, jalani aja," kata Frederica di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini. 

"Enggak ada (strategi tertentu), kami jalani aja sih. Kan teman-teman pasti tahu yang terjadi, kita bisa baca semua di sosial media," tambahnya.

Sebagai informasi, rendahnya jumlah penonton film A Business Proposal sekaligus rating IMDb yang kecil, diduga disebabkan oleh pernyataan kontroversial Abidzar yang akhir-akhir ini ramai dibahas dan viral di media sosial. 

Beberapa pernyataan Abidzar dinilai telah memancing amarah netizen, seperti Abidzar mengaku tidak menonton A Business Proposal versi series Korea Selatan lantaran ingin menciptakan karakter sendiri. Selain itu, Abidzar juga sempat menyinggung soal penggemar fanatik dalam sebuah podcast. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya