Film Perjuangan Palestina 'No Other Land' Menang Oscar untuk Dokumenter Terbaik

No Other Land menang penghargaan film dokumenter terbaik di Oscar 2025
Sumber :
  • AP Photo/John Locher

Jakarta, VIVA – Film dokumenter No Other Land berhasil meraih penghargaan Oscar 2024 untuk kategori Best Documentary Feature. Film ini mengisahkan perjuangan warga Palestina melindungi rumah mereka dari penghancuran oleh militer Israel. 

Gus Yahya Minta Maaf Undang Akademisi Pro-Israel Peter Berkowitz Jadi Narasumber

Kolaborasi antara pembuat film Israel dan Palestina ini berhasil mengalahkan nominasi lain seperti Porcelain War, Sugarcane, Black Box Diaries, dan Soundtrack to a Coup d’Etat.

Perjuangan Basel Adra Mendokumentasikan Kehancuran Kampung Halamannya

Jurnalis Valerie Zink Curhat Mundur dari Reuters, Tuding Medianya Propagandis Israel

No Other Land menang penghargaan film dokumenter terbaik di Oscar 2025

Photo :
  • Jordan Strauss/Invision/AP

Film ini diproduksi antara tahun 2019 hingga 2023 dan mengikuti aktivis Basel Adra yang mempertaruhkan kebebasannya untuk merekam kehancuran kampung halamannya, Masafer Yatta, di selatan Tepi Barat. 

18.489 Pelajar dan Ratusan Guru Palestina Tewas Akibat Serangan Israel

Wilayah ini dihancurkan oleh militer Israel untuk dijadikan zona latihan militer. Adra berulang kali mencoba menarik perhatian dunia terhadap nasib komunitasnya, tetapi suaranya tak didengar. Hingga akhirnya, ia bertemu dengan jurnalis Israel, Yuval Abraham, yang membantunya memperjuangkan cerita mereka.

Saat menerima penghargaan Oscar, Adra menyampaikan bahwa film ini mencerminkan kenyataan pahit yang telah dialami rakyat Palestina selama puluhan tahun. Ia juga berharap anaknya yang baru lahir tidak perlu hidup dalam ketakutan akan kekerasan, pengusiran, dan pembongkaran rumah seperti yang dialami komunitasnya setiap hari. Adra pun menyerukan tindakan nyata dari dunia internasional untuk menghentikan ketidakadilan terhadap rakyat Palestina.

"Sekitar dua bulan lalu, saya menjadi seorang ayah. Harapan saya untuk putri saya adalah agar dia tidak harus menjalani hidup seperti saya saat ini—selalu takut terhadap pemukim, kekerasan, penggusuran rumah, dan pengusiran paksa yang terus dialami oleh komunitas saya di bawah pendudukan Israel," ujar Adra yang dikutip dari Aljazeera pada Senin, 3 Maret 2025. 

Seruan untuk Perdamaian dan Keadilan

No Other Land menang penghargaan film dokumenter terbaik di Oscar 2025

Photo :
  • AP Photo/John Locher

Dalam pidatonya, Yuval Abraham menegaskan bahwa mereka membuat film ini karena percaya bahwa suara mereka akan lebih kuat jika disuarakan bersama. Ia juga menyoroti penderitaan rakyat Gaza yang terus berlangsung serta sandera Israel yang masih ditahan sejak serangan 7 Oktober 2024. 

"Kami saling melihat: kehancuran brutal di Gaza dan penderitaan rakyatnya harus dihentikan. Para sandera Israel yang diculik secara kejam dalam peristiwa 7 Oktober harus dibebaskan," katanya.

Abraham mengkritik kebijakan Israel yang menghancurkan kehidupan Adra dan menekankan pentingnya solusi politik yang adil bagi kedua belah pihak, tanpa dominasi etnis.

Ia juga menyinggung kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang dinilai menghambat solusi perdamaian. Menurutnya, keamanan Israel hanya dapat terwujud jika rakyat Palestina juga mendapatkan kebebasan dan keselamatan yang setara.

"Tidakkah kalian melihat bahwa kita saling terikat? Bahwa bangsaku hanya bisa benar-benar aman jika bangsa Basel juga bebas dan aman? Masih ada jalan lain. Belum terlambat untuk kehidupan yang lebih baik. Tidak ada jalan lain," tambahnya.

Penghargaan dan Tantangan Distribusi

Meskipun meraih penghargaan bergengsi, No Other Land menghadapi tantangan dalam mendistribusikan filmnya di Amerika Serikat. Untuk memenuhi syarat nominasi Oscar, para pembuat film mengatur pemutaran khusus selama satu minggu di Lincoln Center pada November 2024.

Sebelum meraih Oscar, film ini juga mendapatkan penghargaan dari Berlin International Film Festival pada Februari 2024 serta New York Film Critics Circle untuk kategori Best Non-Fiction Film. Film ini sebagian besar menggunakan rekaman pribadi Adra, yang memperlihatkan tentara Israel menghancurkan sekolah, menutup sumur air dengan semen, dan menembak seorang warga yang mencoba mempertahankan rumahnya.

Saat ini, lebih dari 500.000 pemukim Israel tinggal di wilayah pendudukan Tepi Barat, sementara sekitar tiga juta warga Palestina hidup di bawah pemerintahan militer. Berbagai organisasi hak asasi manusia telah menyoroti situasi ini sebagai bentuk apartheid, meskipun klaim ini ditolak oleh pemerintah Israel yang menganggap Tepi Barat sebagai bagian dari tanah bersejarah mereka.

Kemenangan No Other Land di Oscar semakin memperkuat perhatian dunia terhadap isu Palestina dan perjuangan rakyatnya melawan ketidakadilan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya