Lin Dan, Sang Maestro di Senjakala Karier

Maestro tunggal putra China, Lin Dan.
Sumber :
  • BWF

VIVA – Kiprah sang maestro Lin Dan pun terhenti di Kejuaraan Dunia 2019. Super Dan tampaknya sedang berada di senjakala kariernya.

img_title Selamat Tinggal Kejuaraan Dunia 2026, Alwi Farhan Dihajar Raja Bulutangkis Taiwan Chou Tien Chen

Ya kampiun lima kali  tunggal putra Kejuaraan Dunia Bulutangkis itu harus angkat koper pada gelaran tahun ini di babak 32 besar, saat takluk dari Prannoy Haseena Sunil Kumar, 11-21, 21-13 dan 7-21, Selasa 20 Agustus 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lin Dan, yang merupakan sosok fenomenal di olahraga tepok bulu angsa dalam satu dekade belakangan, akhirnya harus mulai tertatih-tatih bertahan di ketatnya persaingan level papan atas dunia saat ini.

img_title Ganas! Fajar/Fikri Hancurkan Ganda Prancis, Melaju Mulus ke 16 Besar Kejuaraan Dunia 2026

Sosok pengoleksi dua medali emas Olimpiade (2008 dan 2012) itu sudah jauh menurun dari pencapaian terbaiknya, terlebih saat ini umurnya sudah memasuki 35 tahun.

Pada usia yang tak muda lagi itu, pemilik julukan "Super Dan" masih terus berupaya mengerahkan seluruh sisa-sisa ketangguhannya untuk mencuri satu tempat menatap Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

img_title Comeback Dramatis Jonatan Christie! Sempat Kalah di Gim Pertama, Lalu Hajar Jagoan Malaysia di Kejuaraan Dunia

Berlabel salah satu anggota dari skuat "The Wonder Legend Vision", Lin Dan tampak sudah begitu kepayahan untuk kerja keras mewujudkan rekor bisa tampil dalam lima gelaran Olimpiade.

Ia merupakan generasi termuda yang masih aktif bermain dari empat legenda tunggal putra fenomenal bersama Peter Gade, Taufik Hidayat, dan Lee Chong Wei.

Lin Dan di final Malaysia Open.

Sebelumnya, Lin Dan turut berkiprah di pesta olahraga sejagat 2004 (Athena/babak pertama), 2008 (Beijing/medali emas), 2012 (London/medali emas) dan 2016 (Rio de Janeiro/semifinal).

Keputusan mundur pensiunnya Lee Chong Wei dari arena bulutangkis, awalnya diprediksi publik bakal dapat memuluskan laju Lin Dan kembali menembus persaingan papan atas dunia.

Sayangnya, hal itu sepertinya sulit diwujudkan Lin Dan, jika melihat torehan tak begitu mengesankan sepanjang 2019 ini. Dari 14 turnamen yang diikutinya sejak dibukanya persaingan tahun ini, pemilik dua medali emas tunggal putra Asian Games itu baru berhasil mengemas satu gelar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu-satunya gelar tahun ini milik Lin Dan adalah saat ia menapaki podium tertinggi ajang Malaysia Open 2019, dengan mengalahkan rekan senegaranya, Chen Long dengan rubber game, 9-21, 21-17 dan 21-11, Minggu 7 April 2019.

Posisi runner up diukir Lin Dan tahun ini, kala takluk dari pemain muda Singapura, Loh Kean Yew di final Thailand Masters dalam dua game langsung, 19-21 dan 18-21, Minggu 13 Januari 2019.  

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut