Panas, Perang Saudara Indonesia Tercipta di Tanah Italia! Jay Idzes Vs Emil Audero
- Cremonese
VIVA – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, akhirnya menjalani debut bersama Sassuolo di ajang Serie A Italia. Pemain berposisi bek tengah itu tampil sebagai starter saat Sassuolo bertandang ke markas Cremonese di Stadio Giovanni Zini, Jumat malam WIB, 29 Agustus 2025.
Debut Idzes ini terbilang spesial. Sebab, di sisi lawan berdiri sosok kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, yang kini menjadi andalan utama Cremonese. Pertemuan dua pemain Indonesia di kompetisi kasta tertinggi Italia itu pun menghadirkan nuansa “perang saudara” di Tanah Italia.
Sassuolo mendatangkan Idzes dari Venezia FC pada awal musim 2025/26. Manajemen Neroverdi berani menebus kontraknya dengan biaya mencapai Rp139,05 miliar. Namun, dalam dua pekan awal Serie A, Idzes belum mendapat kesempatan bermain dari pelatih.
Kesempatan akhirnya tiba pada pekan ketiga, dan lawan pertamanya justru tim yang diperkuat rekan senegaranya. Bagi publik Indonesia, laga ini bukan hanya soal Sassuolo versus Cremonese, melainkan juga soal Emil Audero menghadapi Jay Idzes.
Emil sendiri sedang dalam sorotan usai tampil gemilang di pekan perdana. Ia berperan besar membawa Cremonese mencatat kemenangan mengejutkan atas AC Milan di San Siro. Dalam laga tersebut, Emil membuat empat penyelamatan penting yang menghalangi Milan menambah gol. Cremonese pun pulang dengan kemenangan 2-1.
Performa itu menjadikan Audero salah satu pemain paling diperhatikan di awal musim Serie A. Keberadaannya di bawah mistar menjadi jaminan rasa aman bagi I Grigiorossi. Dan pada saat bersamaan, debut Idzes menjadi ujian pertamanya menghadapi lini serang Cremonese yang percaya diri.
Pertarungan ini menghadirkan situasi unik. Jay Idzes bertugas menjaga pertahanan Sassuolo, sementara Emil Audero menjadi tembok terakhir Cremonese. Keduanya sama-sama punya peran vital, meski berada di kubu berbeda. Inilah yang membuat laga terasa seperti perang saudara versi Indonesia di tanah Italia.
Fenomena ini jarang terjadi. Selama bertahun-tahun, kehadiran pemain Indonesia di Serie A terbilang minim. Kini, dua pemain Timnas Indonesia bukan hanya tampil reguler di liga, tetapi juga saling berhadapan langsung. Hal ini otomatis menjadi catatan bersejarah bagi sepakbola Tanah Air
