Barcelona Vs Timnas Spanyol Masih Berlanjut

Robert Lewandowski dan Lamine Yamal
Sumber :
  • x.com/FCBarcelona

VIVA – Ketegangan antara Barcelona dan Timnas Spanyol belum mereda. Kali ini, giliran legenda sepakbola Spanyol, Santiago Canizares, yang buka suara membela La Roja setelah diserang kritik dari pelatih Barcelona, Hansi Flick.

img_title Vitinha Sumpal Mulut Lamine Yamal Usai PSG Pecundangi Barcelona

Flick sebelumnya menuding Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) tidak mampu menjaga kondisi Lamine Yamal. Winger muda berusia 18 tahun itu mengalami cedera pelvis setelah memperkuat Spanyol dalam kemenangan atas Bulgaria dan Turki pada jeda internasional September lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat cedera tersebut, Yamal harus absen saat Barcelona menang telak 6-0 atas Valencia pada Minggu (14/9). Namun Canizares menilai tuduhan Flick terhadap timnas Spanyol tidak berdasar.

img_title Figo Blak-blakan Pernah Hampir Gabung Liverpool tapi Akhirnya Sakit Hati

Mantan kiper Real Madrid dan Valencia itu menyebut cedera Yamal justru disebabkan aktivitas berlebihan sang pemain di luar lapangan, bukan karena beban di timnas.

"Anda menghabiskan sembilan hari bersama tim nasional, bekerja, terjebak di hotel, berpergian, dan bermain dua pertandingan. Intinya adalah ketika Anda datang, Anda [harusnya] beristirahat. Hal-hal inilah yang harus dipelajari. Ini bukan melulu tentang menghasilkan uang, membuat iklan," kata Canizares dikutip dari ESPN.

img_title Selain Acak-acak Kandang Barcelona, PSG Ciptakan Sejarah Mengerikan

Komentar Canizares merujuk pada agenda Yamal yang masih sempat meluncurkan sepatu edisi khusus sekaligus melakukan pemotretan iklan di sela-sela jeda internasional.

"Juan Gomez Juanito, yang merupakan pelatih saya di Merida, akan memarahi kami habis-habisan jika ia melihat kami sibuk di hari pertandingan. Dia akan menyuruh kami beristirahat, berbaring, karena pertandingannya sore ini. 'Saya tidak ingin ada yang berdiri di sini di resepsi hotel. Saya ingin kalian beristirahat'," tutur Canizares.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Canizares mengingatkan pentingnya keseimbangan antara usaha dan istirahat, apalagi bagi pemain muda seperti Yamal.

"Pemain harus memiliki keseimbangan antara istirahat dan usaha. Mereka memiliki jadwal yang sangat padat. Dia kembali dari perjalanan ini dan mulai merekam iklan. Ini adalah hal-hal yang harus dipelajari pemain muda. Pada akhirnya, dia masih 18 tahun. Dia juga tidak tahu segalanya," imbuhnya

Kapten Timnas Argentina Lionel Messi

Aturan Baru Federasi Sepak Bola Argentina Bikin Lionel Messi Terancam Tak Bisa Bela Timnas Argentina

AFA terapkan aturan baru yang bisa melarang pemain pindah ke luar negeri tanpa kontrak profesional, bahkan Lionel Messi terancam tak bisa bela Timnas Argentina.

img_title
VIVA.co.id
11 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut