Curhat Menyedihkan Lewis Hamilton di Ferrari

Lewis Hamilton saat uji coba Ferrari F1
Sumber :
  • Getty Images/Clive Rose

VIVA – Lewis Hamilton frustrasi berat usai gagal finis di Grand Prix Brasil 2025. Pembalap Inggris itu mengaku sedang “hidup dalam mimpi buruk” selama membela Ferrari, menyusul hasil mengecewakan di sirkuit Interlagos, Sao Paulo, akhir pekan lalu.

img_title Lando Norris Curi Pole GP Spanyol dari Antonelli di Detik Terakhir, Selisihnya Cuma 0,011 Detik

Padahal, kerja sama antara Hamilton dan Ferrari semula digadang-gadang menjadi duet paling ikonik dalam sejarah Formula 1 — pebalap tersukses sepanjang masa bergabung dengan tim paling legendaris. Namun kenyataannya jauh dari harapan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini mimpi buruk, dan saya sudah lama hidup di dalamnya,” ujar Hamilton muram, dikutip dari Mirror UK, Senin 10 November 2025.

img_title Lewis Hamilton Beli Mobil Bekas

Ferrari, yang terakhir kali meraih gelar juara dunia konstruktor pada 2008, kembali terpuruk musim ini. Harapan besar muncul ketika Hamilton, sang juara dunia tujuh kali, resmi bergabung untuk musim 2025. Namun, performa Ferrari justru menurun drastis di paruh kedua musim.

Pebalap berusia 40 tahun itu sempat memberi harapan dengan kemenangan di Sprint Race Shanghai pada Maret lalu. Namun sejak saat itu, podium seakan menjauh darinya. 

img_title Fernando Alonso Bongkar Sosok Pembalap Terhebat, Max Verstappen atau Michael Schumacher? Jawabannya Mengejutkan

Bahkan musim ini menjadi salah satu yang terburuk dalam kariernya—Hamilton belum sekalipun naik podium di ajang Grand Prix utama.

Di Brasil, negara yang dikenal sangat mencintainya, Hamilton kembali menemui nasib sial. Start dari posisi luar 10 besar, ia terlibat insiden di lap pertama setelah menyenggol mobil Franco Colapinto (Alpine). Steward balapan menyatakan Hamilton “sepenuhnya bertanggung jawab” atas tabrakan tersebut.

Meski mendapat penalti lima detik, kerusakan pada mobil Ferrari SF-25 miliknya membuat ia akhirnya mundur di lap ke-40.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini akhir pekan yang benar-benar buruk dan mengecewakan untuk semua orang di tim,” ujar Hamilton. “Saya berusaha tetap positif, tapi sulit ketika hasilnya seperti ini. Rasanya seperti berada di antara mimpi dan mimpi buruk — membela tim besar, tapi tak bisa berbuat banyak.”

Ferrari harus menelan pil pahit ganda. Rekan setim Hamilton, Charles Leclerc, juga gagal finis setelah mobilnya ditabrak Kimi Antonelli yang terpental akibat senggolan dengan Oscar Piastri. Akibatnya, ban depan kiri mobil Leclerc terlepas dan ia terpaksa menghentikan balapan lebih awal.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut