Yamaha Sedang Hadapi Tantangan Besar di MotoGP

Motor YZR-M1 dipajang saat peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP Team di Jakarta, Senin, 4 Februari 2019.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Yamaha kini memasuki fase krusial dalam pengembangan mesin MotoGP. Setelah serangkaian uji coba prototipe V4, penguji tim Augusto Fernández menegaskan bahwa Yamaha harus menciptakan paket V4 yang benar-benar baru dan siap balap untuk musim 2026.

img_title Luhut: Uji Coba Transfer Tunai Bansos Rp 5,4 Juta Per Keluarga Dimulai di Kuartal I-II 2027

Langkah ini menandai pergeseran besar dari mesin inline‑4 legendaris yang telah menemani pabrikan Jepang selama puluhan tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Augusto Fernandez, Yamaha V4, MotoGP San Marino 2025

Photo :
  • Crash

img_title Kebijakan Moneter Tak Cukup Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI, Destry Ungkap Strategi BI Lainnya

Uji Coba Prototipe V4 dan Data Penting

Fernandez telah melakukan tiga penampilan wild‑card dengan prototipe V4 Yamaha. Hasilnya: Valencia finis ke-16, Misano ke-14, dan Sepang ke-18. Meski posisi ini belum memuaskan, uji coba tersebut memberikan data penting bagi tim untuk memahami karakteristik mesin V4.

img_title Respons Ibu Marc Marquez Usai Anaknya Disebut Bukan Manusia

Fernandez menjelaskan bahwa motor yang digunakan saat wild‑card belum menggunakan tenaga penuh.

“Saya pikir pada hari Jumat kami tampil cukup baik, tetapi pada akhirnya kami sampai pada batas di mana kami tahu apa langkah selanjutnya,” kata Fernandez dikutip VIVA dari Crash Senin, 17 November 2025.

Paket V4 Utuh Jadi Prioritas

Menurut Fernandez, Yamaha tidak hanya membutuhkan mesin baru, tetapi paket V4 lengkap yang mencakup sasis, aerodinamika, dan elektronik. Data dari uji coba cukup untuk memberi arah pengembangan agar motor dapat bersaing di level tertinggi.

“Kami perlu mesin yang siap pakai sepenuhnya. Saya percaya kita bisa punya motor yang kompetitif,” tambahnya.

Yamaha telah memastikan bahwa musim MotoGP 2026 akan menjadi era mesin V4 secara resmi. Mesin inline‑4, meski ikonik, dinilai mulai tertinggal dari para rival yang sudah lama menggunakan V4.

Pebalap MotoGP Valentino Rossi (kanan) dan Maverick Vinales berpose di depan motor YZR-M1 saat peluncuran Monster Energy Yamaha MotoGP Team di Jakarta, Senin, 4 Februari 2019.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mesin V4 saat ini belum digunakan dengan tenaga penuh dan masih ada kendala kestabilan di bagian depan motor. Fernandez dan tim pengembang percaya bahwa data dari uji coba dan wild‑card cukup untuk membawa V4 ke level kompetitif menjelang musim 2026. Tes shakedown di Sepang direncanakan menjadi momen penting untuk memvalidasi paket baru ini.

Langkah Yamaha menuju mesin V4 menandai babak baru dalam sejarah pabrikan Jepang di MotoGP. Paket V4 yang sukses dapat mengembalikan daya saing Yamaha di kelas dunia sekaligus menghadirkan era baru teknologi mesin balap yang lebih agresif dan inovatif.

Kepala BNPB, Suharyanto (tengah)

BNPB Terus Lanjutkan Operasi Pemadaman Karhutla Sampai Musim Hujan Datang di Oktober

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkomitmen terus melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga musim hujan datang di bulan Oktober

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut