Bermain Kurang Sabar, Rian/Rahmat Kandas dari Chen/Liu di All England 2026

Ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat
Sumber :
  • Instagram @badminton.ina

Birmingham, VIVA – Ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat harus mengakhiri langkah mereka di babak perempat final All England 2026.

img_title Meski Tanpa Gelar, Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia Dinilai Berjalan di All England 2026

Pada pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Jumat 6 Maret 2026, pasangan Indonesia tersebut takluk dari ganda China Chen Bo Yang/Liu Yu dalam dua gim langsung dengan skor 16-21, 10-21.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rahmat mengakui bahwa mereka tampil kurang sabar dan tidak mampu mengontrol permainan dengan baik sepanjang pertandingan. Ia menilai lawan tampil sangat ulet dan sulit dimatikan sehingga membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan.

img_title Terpopuler: Kemala Run 2026 Siap Digelar di Bali, MotoGP Terancam Batal Digelar di Qatar

“Hari ini kami bermain tidak sabar, tidak kontrol karena lawan tidak mudah mati. Mereka bermain panjang dan beberapa kali bolanya bisa diambil tapi lewat dari saya yang membuat saya kurang percaya diri di permainan depan,” ujar Rahmat seperti dikutip dari keterangan resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Hal senada juga disampaikan Rian yang menilai performa mereka pada laga tersebut tidak maksimal. Ia menyebut pasangan China tampil sangat solid, terutama dari sisi pertahanan yang rapat sehingga sulit ditembus.

img_title 1 Wakil Tunggal Indonesia Tersingkir, Putri KW Tumbang dari An Se Young di All England 2026

“Permainan mereka hari ini sangat baik terutama dari sisi pertahanannya sangat rapat dan tidak mudah ditembus. Ini membuat kami kehilangan cara untuk mematikan bola,” kata Rian.

Menurut Rian, Chen dan Liu juga semakin percaya diri setelah beberapa peluang yang didapatkan pasangan Indonesia gagal dimanfaatkan dengan baik.

“Saya rasa mereka juga bertambah percaya dirinya ketika beberapa kali bola tanggung gagal kami manfaatkan dan berhasil mereka kembalikan,” ujarnya.

Dengan tersingkirnya Rian/Rahmat, Indonesia kini hanya menyisakan satu wakil di sektor ganda putra pada turnamen level BWF World Tour Super 1000 tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harapan Indonesia di nomor ini kini bertumpu pada pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang dijadwalkan menjalani pertandingan perempat final melawan ganda China Liang Wei Keng/Wang Chang.

Pasangan Raymond/Joaquin diharapkan mampu melanjutkan perjuangan Indonesia dan menjaga peluang untuk meraih hasil terbaik di All England 2026.

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin

Bukan Teknik, Ini Masalah Utama Raymond/Joaquin Usai Tembus Semifinal All England 2026

Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin tembus semifinal All England 2026, pelatih ungkap masalah utama bukan teknik, tapi faktor nonteknis yang jadi evaluasi.

img_title
VIVA.co.id
25 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut