Atlet Australia Jadi Sorotan Usai HYROX Beijing, Begini Rekam Jejaknya
VIVA – Sosok Joanna Wietrzyk tengah menjadi perhatian di dunia olahraga setelah penampilannya dalam ajang HYROX Beijing pada 12 September 2026. Atlet asal Australia tersebut disebut menjadi sosok di balik kontroversi yang terjadi di tengah perlombaan kategori Women’s Pro.
Peristiwa itu ramai diperbincangkan setelah beredar foto dan video yang disebut memperlihatkan seorang atlet tetap melanjutkan perlombaan meski mengalami masalah pencernaan di lintasan. Laporan media kemudian mengaitkan atlet tersebut dengan Joanna Wietrzyk.
Kontroversi muncul karena HYROX merupakan olahraga yang menggabungkan lari dengan berbagai tantangan fisik menggunakan area dan peralatan yang dipakai bersama oleh para peserta. Penyelenggara HYROX China kemudian menyatakan bahwa area yang terdampak langsung diisolasi dan didisinfeksi.
Lantas, siapa sebenarnya Joanna Wietrzyk? Berikut ulasannya, sebagaimana dilansir dari Times of India pada Selasa, 15 September 2026.
Atlet HYROX dan Fitness Coach
Joanna Wietrzyk dikenal sebagai atlet fitness asal Australia yang berkompetisi di ajang HYROX dan functional fitness. Selain menjadi atlet, ia juga bekerja sebagai strength and conditioning coach serta personal trainer.
Sebelum menekuni hybrid endurance racing, Wietrzyk memiliki pengalaman di dunia CrossFit dan functional bodybuilding. HYROX kemudian menjadi salah satu panggung utama yang memperlihatkan kemampuan fisiknya dalam menggabungkan daya tahan tubuh dan kekuatan.
Dalam HYROX, peserta harus menyelesaikan rangkaian lari yang diselingi sejumlah workout station. Tantangannya mencakup aktivitas seperti rowing, sled push, sled pull, burpees, hingga berbagai gerakan lain yang menguji kekuatan dan stamina.
Wietrzyk berkompetisi di kategori Women’s Pro, salah satu divisi kompetitif dalam HYROX. Sepanjang 2026, ia tercatat mengikuti sejumlah ajang besar, termasuk di Phoenix, Warsaw dan World Championships.
Salah satu pencapaian yang menonjol terjadi di Warsaw. Wietrzyk disebut memenangkan kategori Major tersebut sekaligus mencatat waktu 54 menit 25 detik dalam kategori Women’s Solo Pro.
Di luar arena pertandingan, Wietrzyk juga aktif sebagai pelatih. Ia menyediakan program latihan yang berkaitan dengan persiapan lomba, hybrid endurance, strength training dan peningkatan performa atlet.
Kontroversi HYROX Beijing