Peluang Terakhir Lewis Hamilton

Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton di Kualifikasi F1 GP Belanda 2022
Sumber :
  • AP Photo/Peter Dejong

VIVA Sport – Lewis Hamilton tinggal memiliki satu kesempatan untuk menghindari penampilan tanpa kemenangan dalam satu musim ketika Formula 1 bersiap untuk balapan pemungkas di Abu Dhabi pada akhir pekan ini, Minggu 20 November 2022.

img_title Kesempatan Langka! Mercedes Cosworth Ayrton Senna Kini Siap Dilelang

Pembalap Mercedes ini mendapat pengalaman tak mengenakan di Sirkuit Yas Marina pada tahun lalu saat ia melewatkan rekor gelar juara dunia kedelapan kalinya menyusul prosedur safety car yang kontroversial saat ia memimpin lomba dengan beberapa lap tersisa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan yang kurang pas dari ofisial balapan itu menjadi nasib buruk bagi Hamilton ketika Max Verstappen yang oportunis mencuri kesempatan untuk menjuarai lomba dan meraih gelar juara dunia pertamanya, kendati Mercedes mempertahankan gelar konstruktor untuk kedelapan kalinya.

img_title Resmi! Christian Horner Tinggalkan Red Bull Racing Setelah 20 Tahun

Sebagai pemenang lima kali di Yas Marina, di mana Verstappen memenangi dua balapan terakhir di sana, Hamilton masih menghadapi tantangan besar dan tak ingin mendapatkan perlakukan khusus dari timnya.

"Saya tiba di sini tidak untuk memikirkan masa lalu, tak sedikitpun. Saya fokus," kata Hamilton dikutip AFP, Kamis 17 November 2022.

img_title Mirip Formula 1, MotoGP Kini Wajibkan Pembalap Ikut Upacara Pra-Balap atau Kena Sanksi

"Saya tidak yakin apakah mobil kami akan bekerja dengan baik di sini pada akhir pekan, tapi apabila ada kesempatan, kami akan meraihnya."

Peluang Bagus Mercedes

Mercedes memiliki peluang bagus setelah mengakhiri puasa podium teratas musim ini di Brazil ketika George Russell merasakan kesuksesan pertamanya sebagai pemenang Grand Prix.

Hamilton juga berturut-turut finis kedua dalam tiga balapan terakhirnya ketika Mercedes mulai menunjukkan performa untuk bersaing di papan atas setelah terseok-seok pada awal musim karena mobil yang tak kompetitif dan memantul-mantul karena efek "porpoising" di lintasan.

"Bagi saya, kesuksesan kami di Brazil, finis 1-2 pada Minggu lalu, adalah berkat upaya sangat besar dari tim kami di Inggris Raya," kata Hamilton.

"Mereka sangat bertekad sepanjang tahun ini."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak ada pertaruhan besar pada balapan Minggu nanti, tapi bagi Hamilton itu akan menjadi kesempatan terakhirnya untuk menjaga rekor selalu menang setiap musimnya tetap bertahan.

Sang pebalap yang akan genap 38 tahun pada Januari tahun depan itu memegang rekor 103 kemenangan dalam kariernya, meskipun statistik bukan prioritas baginya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut