PBSI Maafkan Yeremia Rambitan

Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan di Indonesia Masters
Sumber :
  • Instagram: badminton.ina

VIVA – Sekretaris Jenderal PP PBSI Muhammad Fadil Imran mengatakan pihaknya sudah memaafkan Yeremia Rambitan. Pebulutangkis andalan Indonesia di sektor ganda putra itu sempat membuat kehebohan di SEA Games 2021.

img_title Zaki Ubaidillah Bicara Beban Debut di Asian Games 2026: Ada Target Emas di Beregu Putra

Kontroversi ini bermula dari munculnya video yang berisi Yeremia sedang berkelakar dengan rekan lainnya. Dia mengucapkan kalimat "I love you and i want f** you."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak warganet yang kemudian tidak senang dengan ucapan Yeremia tersebut. Apalagi ada anggapan jika itu diarahkan kepada salah satu volunteer SEA Games 2021.

img_title Ketum PBSI Sebut Bonus Rp3 Miliar dari Prabowo Tambah Semangat Atlet di Asian Games

Melalui Instagram resmi PBSI, Yeremia menyampaikan permohonan maaf. Dia mengaku sudah ditegur oleh pelatih juga meminta maaf kepada sang volunteer.

Permohonan maaf juga disampaikan kepada PBSI dan Komite Olimpiade Indonesia. Dia mengakui kesalahan yang telah diperbuat.

img_title Ranking 7 Dunia, Putri KW Punya Misi Khusus di Asian Games 2026

Fadil memberi apresiasi terhadap Yere yang sudah mau meminta maaf. Baginya itu adalah sebuah sikap yang luar biasa. Kritik dari warganet diakui Fadil menjadi faktor yang menyadarkan sang atlet.

Pramudya Kusumawardana/Yeremia E Y Yacob Rambitan di BWF World Tour Finals 2021

Photo :
  • PBSI

"Yere sudah minta maaf dan itu sudah luar biasa. Saya kira sanksi sosial dari masyarakat lebih dahsyat untuk menyadarkannya. Dia sudah menelpon saya dan bilang menyesali tindakannya. Ini jadi pelajaran besar bagi kariernya," kata Fadil, dikutip dari Antara.

Dijelaskan oleh Fadil, maksud dari Yeremia mengucapkan kalimat tersebut adalah bercanda. Tapi kemudian ketika di media sosial, persepsi publik berbeda-beda.

"Dia bermaksud bercanda, tapi persepsi orang-orang berbeda. Kami akan berikan pemahaman mendalam ke dia soal etika. Kami rasa ini penting karena dalam bermedia sosial juga butuh etika, agar dia tidak terpeleset lagi pada kesalahan yang sama," ujar Fadil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teguran keras juga sudah diberikan oleh PBSI kepada pebulutangkis berusia 22 tahun tersebut. Fadil yakin pastinya Yeremia belajar dan akan lebih baik lagi ke depannya.

"Ditambah ada sanksi sosial yang dia terima, pasti akan menjadi pelajaran yang sangat besar bagi Yere," ungkapnya.

Ganda Campuran Amri/Nita

Amri/Nita Rasakan Perubahan di Bawah Nova Widianto, Siap Bikin Kejutan di Asian Games 2026

Amri Syahnawi/Nita Violina siap menghadapi Asian Games 2026 bersama Nova Widianto. Modal perunggu Kejuaraan Dunia membuat mereka percaya diri memburu medali.

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut