Viral Anak Jual Perobat Rumah Ibunya demi Pacar

Viral Anak Jual Perobat Rumah Ibunya demi Pacar
Sumber :
  • Instagram/viralkak

VIVA – Tayangan video seorang anak remaja mengaku menjual perabot milik ibunya viral di media sosial. Uangnya dibelikan hadiah untuk pacarnya. 

Video anak jual perabot ini diunggah oleh akun Instagram @viralkak,Kamis (25/11) "Kasian banget ibunya," tulis viralkak pada caption unggahan videonya.

Dalam video unggahan itu memperlihatkan seorang anak remaja ini tengah diwawancarai polisi yang disaksikan oleh wartawan.

Anak remaja yang berpakaian kaos tahanan ini menjawab dengan polosnya setiap pertanyaan yang diajukan polisi.

Anak Mau Jual Genteng

Viral Anak Jual Perobat Rumah Ibunya demi Pacar

Photo :
  • Instagram/viralkak

Dalam pengakuannya, anak remaja ini mengaku telah menjual berbagai perabotan rumah ibunya. Bahkan genteng pun rencananya mau dijual juga.

"Apalagi yang mau dijual kalau tidak ditangkap," tanya polisi. "Genteng mau dijual juga, tapi belum jadi. Paling bawang, gas," jawab anak remaja ini.

KLB Campak Picu 17 Kematian Anak di Sumenep, 2.105 Orang Terinfeksi

Dalam unggahan video itu diketahui anak remaja ini dilaporkan ibunya ke polisi hingga penangkapan. Peristiwa ini terjadi di Bantul, Yogyakarta.

Anak remaja ini mengaku uang hasil penjualannya itu digunakan untuk makan dan membelikan hadiah buat pacarnya. Saat ditanya polisi, anak remaja ini masih sempat menyampaikan pesan buat pacarnya yang mengundang tawa polisi dan wartawan.

Sahroni Ngegas soal Seruan Bubarkan DPR: Itu Orang Paling Tolol di Dunia

"Intinya, jaga kesehatan dan jangan lupa makan," pesan anak remaja ini yang mengaku lebih sayang pacarnya ketimbang kepada ibunya.

Viral Foto Wamenaker Immanuel Ebenezer Terbaring Dipasang Alat EKG, KPK Merespons
Mobil dinas desa di Tasikmalaya yang terjebak jalanan rusak.

Mobil Dinas Kesulitan di Jalan Rusak, Warga Pilih Rekam daripada Bantu

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan mobil terhenti di tanjakan berbatu.

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2025