Kesaksian Sandera Hamas dan Israel setelah Dibebaskan, Berbanding Terbalik
- Aljazeera Arabic
“Saya akan mengingat perilaku baik Anda, yang diberikan di sini meskipun Anda menghadapi situasi sulit dan kerugian besar yang Anda derita di sini di Gaza. “Saya berharap di dunia ini kita benar-benar bisa menjadi teman baik. Saya berharap Anda semua sehat dan sejahtera… Kesehatan dan cinta untuk Anda dan anak-anak keluarga Anda. Terimakasih banyak,” tambahnya.
3. Kisah Raghad Al-Fanni perempuan Gaza yang disekap Israel
Israel membebaskan 39 tahanan sandera Palestina selama gencatan senjata
- AP Photo/Mahmoud Illean
Raghad Al-Fanni (25) merupakan warga Gaza yang ditangkap oleh tentara Israel di pos Tayyara di Tulkarem dalam perjalanan ke Ramallah pada bulan Oktober tahun 2022 lalu.
Fanni mengungkap selama ditahan ia kerap mendapat penyiksaan dari tentara Israel, mulai dari dipukul hingga menyaksikan banyak tahanan yang dikurung dalam sel isolasi.
Selain itu, kata dia, Petugas penjara Israel melarang narapidana perempuan membeli makanan di kantin dan merampas semua barang mereka.
"Kami tidak diberi air minum bersih dan jelas bahwa administrasi penjara membalas dendam pada kami," kata Fanni kepada Arab World News Agency Minggu, 26 November 2023.
"Ruangan yang dulunya menampung 6 tahanan perempuan sekarang berisi 11 tahanan perempuan. Bagian tempat saya berada dapat menampung 60 tahanan perempuan dan sekarang menampung 88 tahanan perempuan," sambungnya
4. Kisah Yosef dan Omar, setelah dibebaskan Israel
Israel membebaskan 39 tahanan sandera Palestina selama gencatan senjata
- AP Photo/Ohad Zwigenberg
Yousef Burqan (16) menceritakan kisahnya selama menjalani masa tahanan di penjara Israel. Dia mengatakan kerap dipukul bahkan, hal itu masih ia dapatkan sebelum dibebaskan pada Sabtu, 25 november 2023.
Seian itu, Omar Al Shwaiki (16) mengisahkan bahwa ia ditangkap tentara Israel sejak berusia 15 tahun, dari saat itu ia merasakan penderitaan yang cukup berat di dalam penjara Israel.
"Kami sangat menderita karena kondisi penahanan yang tidak manusiawi di penjara Israel dan kondisi penahanan kami sangat keras," katanya.