Ketua KPU Dipecat Karena Kasus Asusila Jadi Sorotan Netizen

Ketua KPU RI Hasyim Asyari membacakan hasil Pemilu 2024
Sumber :
  • KPU RI

VIVA – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhi sanksi berupa pemecatan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari.

img_title PM Malaysia dan Jokowi Teleponan, Bahas Bencana Gunung Berapi hingga Kabut Asap

Hasyim dinyatakan terbukti melanggar kode etik dan pedoman perilaku berupa tindakan asusila terhadap Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Hasyim Asy'ari selaku Ketua merangkap Anggota Komisi Pemilihan Umum terhitung sejak putusan ini dibacakan," ujar Ketua DKPP Heddy Lugito saat membacakan putusan di Jakarta pada Rabu, 3 Juli 2024.

img_title Komisioner KPU: Tahapan Pemilu 2029 Diperkirakan Dimulai Juni 2027

Ia menjelaskan bahwa putusan ini harus segera dilaksanakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secepatnya. DKPP meminta Jokowi menindaklanjuti paling lambat tujuh hari setelah putusan diketuk.

Adapun, perkara ini diadukan oleh perempuan berinisial CAT, yang memberikan kuasa Aristo Pangaribuan, Uli Pangaribuan, Abdul Toni, dan kawan-kawan. Pengadu mengadukan Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari.

img_title Budi Arie Tegaskan Pernyataan soal 'Percepatan Pemilu' Bukan Sikap Jokowi

Dalam pokok aduan, Pengadu mendalilkan Teradu diduga mengutamakan kepentingan pribadi dan memberikan perlakukan khusus kepada Pengadu yang bekerja sebagai Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Den Haag, Belanda. Selain itu, Teradu juga diduga telah menggunakan relasi kuasa untuk mendekati dan menjalin hubungan dengan Pengadu.

Tangkapan layar - Ketua KPU Hasyim Asyari memberikan keterangan sebagai teradu dalam persidangan dugaan pelanggaraan Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) di kantor DKPP, Jakarta, sebagaimana dipantau melalui YouTube DKPP RI, Senin, 27 Februari 2023.

Photo :
  • ANTARA/Tri Meilani Ameliya

Reaksi Netizen

Artikel ini menarik perhatian netizen. Banjir hujatan dari netizen mengarah kepada Hasyim Asy'ari. Apalagi beberapa netizen menilai Hasyim Asy'ari tidak cakap dalam memimpin KPU.

"Allah menampakkan atas perbuatan kau selama ini, ketidak adilan dan tidak kejujuran kau selama pemilu," tuding seorang netizen di kolom komentar.
"Ayo minta pembelaan sama pakde," tambah yang lainnya.

"Sudah selayaknya dia dipecat. Terlalu banyak pelanggaran yg diperbuat."
"Pelanggaran dia menjabat ketua KPU sudah banyak sudah layak dipecat,"
"Tugas selesai, tidurkan sejenak, nanti diam2 gak tau hadir di mana,"

"Tenang nanti dapat jabatan lagi masih konoha,"
"Misi selesai, kakak dah naik, aturan sdh dirubah buat bontot... saatnya ganti pemain,"
“Akhirnya doa gw selama ini terkabulkan amin,”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel VIVA Trending menarik lainnya di tautan ini.

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (depan tengah) menghadiri Penang Peace Dialogue di Penang, Malaysia

Bicara di Penang Peace Dialogue, Jokowi: Kita Harus Bangun PBB 2.0 Baru

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tantangan yang dihadapi seluruh dunia saat ini semakin kompleks, dengan konflik yang berkaitan dan lintas batas

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut