Netizen Labeli Lapangan Pasar Kemis jadi 'Tempat Bakar-bakaran Sound' dan 'Perkumpulan Maling'

Netizen Labeli Lapangan Pasar Kemis jadi Tempat Bakar-bakaran Sound
Sumber :
  • Google Maps

Tangerang – Wilayah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang mendapatkan stigma negatif dari netizen di Google Maps usai konser Lentera Festivel di Lapangan Pasarkemis berakhir ricuh pada Minggu 23 Juni 2024 lalu.

img_title Continuum Indef: 64 Persen Netizen Pesimis Reshuffle Kabinet Bawa Perubahan

Penonton konser Lentera Festival kecewa gara-gara konser tak kunjung dimulai dan batal sepihak, alhasil penonton meluapkan amarahnya dengan membakar alat musik dan properti milik vendor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video yang beredar di media sosial, bukan hanya membakar alat musik saja, penonton juga menjarah beberapa properti seperti pagar milik vendor.

img_title Jam Tangan hingga Kunci Mobil Ferrari, 32 Barang Mewah yang Dijarah dari Rumah Ahmad Sahroni Sudah Dikembalikan

Akibatnya pihak vendor yakni Mahakarya Equipment dirugikan hampir miliaran rupiah dalam kejadian tersebut, sebab properti dan alat sound system yang dirusak dan dibakar adalah miliknya.

Kondisi panggung konser di Tangerang dibakar penonton.

Photo :
  • VIVA.co.id/Sherly (Tangerang)

img_title Diserang Netizen Gara-gara Namanya Mirip Ahmad Sahroni, Eks Pemain Persija Buat Klarifikasi yang Bikin Ngakak

Setelah diselidiki oleh kepolisian, biang keroknya adalah ketua penyelenggara bernama Muhammad Dian Permana (27) yang membawa kabur duit untuk membayar artis Guyon Waton, Feel Koplo dan NDX AKA malah untuk kepentingan pribadi.

Buntut dari pembakaran dan penjarahan alat musik dan properti milik vendor itu, alhasil netizen menilai penonton tersebut kelewat batas, netizen pun melebeli tempat itu jadi 'tempat bakar-bakar sound' dan 'perkumpulan maling.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan cuma itu saja, pantauan VIVA.co.id di Google Maps, label negatif juga diberikan yakni: kantor penjarahan, tempat orang-orang SDM rendah, tukang bakar panggung kena azab, TPU barang vendor dan lain sebagainya.

Ilustrasi Google Maps di iPhone.

Google Resmi Hentikan Driving Mode di Google Maps, Apa Alasannya?

Google menghentikan Driving Mode di Google Maps, jelaskan alasan, dampak bagi pengguna, dan alternatif pengganti fitur populer ini pada 2025.

img_title
VIVA.co.id
17 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut