Viral Kisah Presenter Cantik Jadi Korban Casting Abal-abal di Surabaya

Kisah Presenter Cantik, GN. Jadi Korban Casting Palsu di Surabaya
Sumber :
  • YouTube VIVA

Surabaya, VIVA – Seorang presenter TV swasta berinisial GN berbagi pengalaman mengejutkan tentang dirinya yang menjadi korban casting abal-abal di Surabaya. Kejadian tersebut terjadi pada 2017, namun dalam unggahan media sosialnya, GN membeberkan kronologi kejadian tersebut dan mengungkapkan bahwa kasus ini ternyata masih memakan korban hingga kini. 

img_title Babak Baru Kasus Kematian Presenter TVRI Papua Barat, Ada Tindak Pidana dan Naik Penyidikan

Hal itu diketahui setelah salah satu korban mencarinya untuk memberikan informasi terkait casting abal-abal tersebut yang dianggap sudah masuk dalam kasus pelecehan seksual. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kronologi Kejadian

img_title Pamit, Tangis Presenter Pecah Saat Siaran Terakhir Kompas Sport Pagi

Kisah Presenter Cantik, GN. Jadi Korban Casting Palsu di Surabaya

Photo :
  • YouTube VIVA

GN menceritakan bahwa pada 2017 ia menerima undangan casting untuk menjadi model beberapa produk di sebuah apartemen di Surabaya Barat. Saat tiba di lokasi, ia bersama teman-temannya, tetapi hanya GN yang diminta naik ke unit apartemen sementara teman-temannya menunggu di lobi.

img_title Blak-blakan, Ruben Onsu Pernah Sangat Kecewa dengan Presenter Perempuan Berinisial M

Di dalam apartemen, GN diminta mengganti pakaian untuk keperluan casting. Saat mengganti pakaian, ia curiga dengan benda yang tampak seperti kamera tersembunyi di sudut ruangan. GN pun menutupi kamera tersebut dengan baju sebelum keluar dari kamar dan melanjutkan ganti pakaian di kamar mandi. Namun, ia menduga ada kamera lain di kamar mandi yang juga merekam diam-diam.

“Aku pekanya itu kayak ada kamera lensa gitu ya sih, handycam deh kalau nggak salah. Dari situ aku mulai deg-degan tuh mulai ngerasa aneh,” ungkap GN yang dikutip dari YouTube VIVA pada Kamis, 19 Desember 2024. 

Setelah itu, GN mengikuti arahan pelaku untuk melakukan berbagai adegan, seperti berdiri di depan layar hijau (green screen), berpose tertentu, hingga memperagakan sedang mengemut lollipop di balkon. Ia merasa cemas dan ingin segera menyelesaikan sesi tersebut.

“Aku disuruh memperagakan ngemut permen lolipop seakan-akan ini produk yang akan jadi  iklan. Dia (pelaku) suruh ketawa ke kamera terus suruh teriak dan semacamnya. Aku pengen banget cepat selesai,” katanya menceritakan saat dirinya merasa sudah tidak nyaman. 

Penyebaran Video dan Korban Lain

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa waktu lalu, GN dihubungi oleh seseorang melalui Instagram yang mengingatkan kembali kejadian tersebut. Ia terkejut ketika mengetahui bahwa foto dan video dirinya dari casting itu tersebar di internet. Link yang berisi ratusan video korban, termasuk GN, diduga diperjualbelikan melalui Telegram dan media sosial.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut