Hercules Ajak Gatot Nurmantyo Berdamai: Mari Saling Memaafkan

Hercules Sambangi PN Bandung, Jawa Barat
Sumber :
  • Adi Suparman (Bandung)

Jakarta, VIVA – Ketegangan antara Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario Marshal, dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo kini mulai mereda. 

img_title Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Putusan Banding Hukuman Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipangkas

Dalam pernyataan, Hercules secara terbuka mengajak Gatot untuk saling memaafkan dan menutup lembaran konflik demi keutuhan bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hercules sebelumnya menjadi sorotan usai komentar kontroversialnya menyindir Letjen TNI (Purn) Sutiyoso dengan sebutan “sudah bau tanah”. Komentar Hercules itu sontak memantik amarah Gatot yang menilainya tak menghargai purnawirawan TNI.

img_title Vonis 2 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipangkas, Ada yang Jadi 2 Tahun dan Tak Jadi Dipecat

VIVA Militer: Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Photo :
  • Puspen TNI

“Pak Gatot yang aku hormati, yang aku muliakan, mantan Panglima TNI, saya sedih sekali Pak Gatot sangat luar biasa gemas… kayak saya punya dosa. Padahal saya tidak sebut nama Pak Gatot loh,” ujar Hercules.

img_title Soal Prajurit AL di Ajang Miss Transpuan Bangkok, TNI Siap Evaluasi Jika Terbukti Salah

Ia juga menyatakan heran dan kecewa atas reaksi keras Gatot yang menyebutnya “preman yang berlindung di balik ormas”. Menurutnya, hal itu terlalu berlebihan.

“Saya tidak takut sama Anda, saya tidak mencederai Anda. Kenapa Anda bengis banget? Aku salah apa Pak Gatot?” ucapnya lagi.

Ajakan Damai

Meskipun sempat meluapkan unek-uneknya terkait reaksi keras Gatot, Hercules kemudian menutup pernyataannya dengan ajakan untuk saling menahan diri dan berdamai.

“Kenapa Pak Gatot bilang ‘negara macam apa ini, Hercules preman’. Saya bilang, kamu yang preman, kamu itu bikin aksi sana, aksi sini karena gak laku,” celetuk Hercules.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, nada keras itu akhirnya dilunakkan dengan seruan untuk rekonsiliasi.

“Minimal, Pak Gatot mengoreksi statement-statement itu dan saya juga menahan diri dan memperbaiki kesalahan saya. Kalau bisa kita saling memaafkan, ya mari kita saling memaafkan. Negara ini negara hukum. NKRI harga mati,” tandasnya.

4 anggota BAIS TNI terdakwa perkara penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus

Tak Terduga! Begini Respons Menteri Pigai Soal Vonis 2 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Dipangkas

Putusan banding empat prajurit TNI dalam kasus penyiraman air keras pada aktivis KontraS Andrie Yunus kembali menjadi sorotan. Menteri HAM Natalius Pigai angkat bicara.

img_title
VIVA.co.id
6 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut