Aku yang Suka Menonton Televisi

Aku yang suka menonton televisi
Sumber :

Bukannya aku berpikir kalau anime dan kartun itu adalah tontonan yang selalu menampilkan hal yang mendidik, namun ada juga anime dan kartun yang menampilkan hal yang tidak mendidik. Begitu pun juga film dan sinetron, ada yang menampilkan hal yang mendidik, ada juga yang tidak menampilkan hal yang mendidik.

img_title Desa Bukan Hanya Sekadar Desa

Untuk anime dan kartun yang mendidik, mungkin Naruto dan One Piece adalah perwakilannya. Naruto dan One Piece bukan kartun, tapi anime. Di dalamnya terdapat hal yang mendidik yang bisa diambil pelajarannya, yaitu selalu hidup berteman dan bersahabat, selalu tolong-menolong, dan selalu pantang menyerah untuk meraih sesuatu yang kita inginkan. Untuk fanservice-nya jangan terlalu dibahas, karena aku tahu itu adalah hal yang tidak pantas dilihat oleh anak di bawah umur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk film Indonesia yang mendidik, aku rasa ada, tapi hanya sedikit. Film dari karya penulis ternama di Indonesia, aku akan menyebutkan beberapa di antaranya, Kambing Jantan karya Raditya Dika, ada juga karya Ernest Prakasa, Ngenest. Film-film itu mendidik karena mengajarkan dan memotivasi banyak orang agar selalu menjadi anak yang berbakti kepada orangtua, mengikuti apa mau orangtua. Tapi yang jelas, tidak semua keinginan orangtua harus diikuti karena anak juga punya mimpi. Menjadi penulis contohnya, atau menjadi seniman, penyanyi, artis, dan lain-lainnya.

img_title Aku Akan Tampar Mereka dengan Kesuksesanku

Sedangkan untuk sinetron? Waduh, aku tidak bisa mengatakan sinetron jaman sekarang mendidik. Selalu ada scene atau alur cerita yang namanya perceraian, pernikahan dini, balap-balapan, pergaulan bebas yang tidak baik, perdebatan di antara dua kubu atau dua orang yang saling bermusuhan, sirik, dengki, iri dan sifat yang tercela yang enggak pantas ditiru oleh anak di bawah umur yang menontonnya. Tapi kenapa sinetron yang ada unsur-unsur negatif yang aku tulis di atas lebih sering ditayangkan? Oh, apa mungkin karena yang memerankannya cakep, keren, cantik, ganteng dan cool kayak Tukul?

Berbicara soal keren, cakep, dan cantik, aku jadi teringat dengan film yang sekarang sedang marak-maraknya. Film India dan Turki. Ada unsur perceraiannya, hamil di luar nikah dan perselingkuhannya juga. Ada juga sih anime dan kartun yang begitu, namun anime dan kartun tidak bisa ditayangkan, lalu kenapa film-film itu dapat ditayangkan? Kenapa? Oh, apa karena banyak yang suka?

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Buka Bersama Eratkan Silaturahmi Anggota DN Malut Makassar
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut