Pengalaman Seru Ikutan Audisi Nyanyi
- U-Report
Saya enggak ada persiapan apa-apa buat audisi ini, saya hanya menyiapkan lagu milik La Luna yang "Penggalan Kisah Lama" karena ini adalah lagu yang hampir tiap hari saya nyanyiin di kamar mandi. Teman saya si Kubet rencananya mau nyanyiin lagunya Maliq. Hmmm, boleh juga nih orang. Muka boleh kayak Tinky Winky, tapi mau nyanyi lagunya Maliq.
Dua jam menunggu akhirnya teman saya si Kubet dipanggil. Dia keringetan banget, mungkin karena tegang kali ya. Saya intip sedikit pas dia lagi audisi. Gayanya sok iye banget, sumpah deh. Dia metik-metik jari terus matanya merem-merem kayaknya lagi coba buat mengkhayati lagu. Dia nyanyi lagunya Maliq yang "Untitled". Suaranya sih enggak bagus-bagus banget, tapi bolehlah. Ada kesempatan buat masuk 1000 besar nasional.
Enggak lama setelah si Kubet, nama saya yang dipanggil. Pas nama saya dipanggil, saya benar-benar merasa tegang luar biasa. Yang ada di pikiran saya adalah saya harus ke toilet dulu buat buang air kecil saking tegangnya. Tapi karena yang audisi masih banyak dan waktu mepet, keinginan buat ke toilet akhirnya saya tahan dulu. "Ya, mau nyanyi lagu apa?" kata seorang juri dari radio tersebut. "La Luna yang Penggalan Kisah Lama," kata saya. "Ok silahkan." Dan kalian tahu enggak sih, tiba-tiba saya merasa blank total. Lagu yang benar-benar saya hafal tiba-tiba hilang dari pikiran saya.
Yang ada di pikiran saya cuma ada dua lagu, yaitu lagunya "Cicit Cicit Cuit" si Chiqita Meidy dan lagu "Menuju Puncak" nya Akademi Fantasi Indosiar! Masa iya, saya harus nyanyi lagu "Cicit Cicit Cuit Burung bernyanyi, Petok petok petok tok tok ayam berkokok" buat audisi Idol? Terus bakalan aneh juga enggak sih kalau saya nyanyiin lagu Menuju Puncak-Akademi Fantasi Indosiar buat audisi Idol?
"Mas, maaf. Saya mau ganti lagu jadi lagu Sephia milik Sheila On 7," ucap saya. Untung saja saya kepikiran lagu ini. Akhirnya saya contek gayanya si Kubet. Saya merem sambil memetik jari dan mulai bersenandung, “Selamat tidur kekasih gelapku (Oh...Sephia) Semoga cepat kau lupakan aku Kekasih sejatimu Takkan pernah sanggup untuk melupakanmu.”