Praktik di RS Tipe A bagi Siswa Keperawatan Perlu Evaluasi

Ilustrasi perawat
Sumber :
  • Antara

Disampaikan pula, bahwa praktik di RS tipe A adalah syarat. Jumlah RS tipe A di Indonesia ada 58, sementara jumlah institusi keperawatan mencapai 544. Itu berarti, satu RS harus dikeroyok oleh 10 kampus atau 400 mahasiswa sekali praktik untuk satu angkatan. Itu jika yang praktik mahasiswa hanya jurusan keperawatan reguler.

img_title Coastal Beach Clean Up di Hari Peduli Sampah Nasional

RS tipe A rata-rata tempat tidurnya di atas 400 buah. Itupun, tidak semua terbuka untuk mahasiswa. Area praktik akan dibatasi, termasuk aksesnya. Misalnya kasus-kasus ICU, ICCU, Kebidanan dan penyakit kandungan, Neonatologi, dan lain-lain, kasus kritis di mana hanya seorang spesialis atau perawat senior yang boleh menyentuh. Namun demikian, di atas kertas mahasiswa wajib mendapatkan kompetensi yang harus diisi serta ditandatangani supervisor. Apa yang mahasiswa dapatkan dengan model praktik seperti ini?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap kita setuju bahwa makin tinggi pengetahuan dan keterampilan makin mendongkrak kompetensi. Kasus-kasus yang ada di RS daerah Sulawesi Tenggara, Papua, Maluku, pasti tidak sama dengan yang ada di RS dr. Hasan Sadikin, RSCM, Soetomo, atau Sangla. Semua orang sadar dan mengakui. Bila mau ideal, kita butuh sedikitnya 250 RS tipe A di negeri ini jika ditinjau dari kebutuhan kampus keperawatan untuk jenjang S.kep, Profesi, dan D3. Jumlah itu, manakala tersedia, otomatis bisa meliputi praktik mahasiswa kedokteran dan kebidanan.

img_title Driver Ojek Online Sedekah Jasa Antar Anak Yatim ke Sekolah

Saat ini yang kita miliki hanya 20 persen dari kebutuhan praktik. Sebagai gantinya, mahasiswa bisa praktik di RS tipe B atau RS daerah, tempat mereka belajar. Perlu pula diakui, bahwa sekembalinya mereka dari praktik di RS tipe A ke kampus asal, dan melihat kenyataan di lapangan secara langsung, harus realistis bahwa kasus-kasus yang tidak ditemui di daerah mereka itu hanya sebatas “pengetahuan” yang akan hilang dalam sekejap.

Pengetahuan dan pengalaman di RS tipe A pada dasarnya bisa cukup diperoleh dengan membaca, atau dilihat di Google atau Youtube saja. Atau cukup lewat dosen mereka yang ditugaskan untuk praktik di RS tipe A, kemudian diwajibkan untuk menularkan ke mahasiswanya. Praktis, murah, dan realistis. Kita tidak menolak kenyataan, bahwa dengan praktik di RS-RS besar, mereka akan diuntungkan. Namun, seberapa keuntungan mahasiswa jika satu pasien dikerumuni oleh 40 mahasiswa?

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Avi Choir Avicenna, Paduan Suara Cilik yang Penuh Prestasi
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut