Pentingnya Sensus Pertanian 2023

Pencanangan Pelaksanaan Sensus Pertanian 2023 (sumber: Instagram/@bps_statistics)
Sumber :
  • vstory

Di sisi lain, sektor pertanian juga mampu menyerap 40,69 juta orang atau 29,36 persen tenaga kerja pada Februari 2023. Pertanian bahkan disebut Presiden, memiliki peran yang sangat strategis, karena berhasil menyumbang 11,8 persen terhadap total Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

img_title Regsosek 2022 : Mencatat untuk Membangun Negeri

Jika merujuk pada data World Population Review per pekan kedua Februari 2023, jumlah penduduk bumi tembus 8.005.176.000 jiwa. Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi mengatakan, dari jumlah populasi tersebut, Indonesia masuk 4 besar negara berpenduduk terbanyak dengan jumlah totalnya adalah 277.749.853 jiwa. Saat ini, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mencukupi kebutuhan pangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seiring peningkatan jumlah penduduk, kebutuhan pangan semakin meningkat. Jokowi juga mengingatkan adanya kemungkinan krisis pangan besar yang diakibatkan cuaca ektrem dan perang di Eropa yang terus bergejolak. Bahkan ancamannya adalah 345 juta orang di dunia terancam kekurangan pangan dan kelaparan. Maka sektor pertanian harus terus diperkuat sebagai respon untuk antisipasi dampak dari ketidakpastian global yang mengancam pasokan pangan dan pasokan energi dunia.

img_title Kunci Keberhasilan Reformasi Sistem Perlindungan Sosial

Dongkrak Kesejahteraan Petani

Masyarakat yang mencari penghidupan di sektor pertanian tercatat semakin banyak sejak awal pandemi Covid-19 merebak di Indonesia, yaitu sekitar 29,04 persen pada awal 2020 lalu. Di sisi lain, kesejahteraan petani masih rendah. Mayoritas rumah tangga miskin di Indonesia menggantungkan hidupnya dari sektor pertanian. Hal ini berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan, 51,33 persen rumah tangga miskin di tanah air memiliki sumber penghasilan utama di sektor pertanian pada Maret 2021.

img_title Peran “Kita" dalam Pemutakhiran dan Pemanfaatan Regsosek 2022

Hasil Sensus Pertanian 2013 menunjukkan bahwa jumlah rumah tangga petani gurem sebanyak 14,25 juta rumah tangga atau 55,33 persen dari rumah tangga pertanian pengguna lahan. Hal ini menjadi salah satu penyebab kemiskinan petani karena sebagian besar petani tergolong petani kecil dengan rata-rata luas penguasaan lahan kurang dari 0,5 hektar.

BPS dalam rilis rutinnya di awal bulan Mei 2023 ini melaporkan angka Nilai Tukar Petani (NTP) April 2023 sebesar 110,58 persen atau turun 0,24 persen. Angka NTP menggambarkan perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar oleh petani. Perkembangan NTP dari waktu ke waktu terpantau stagnan dan tidak jauh dari kisaran angka 100. Dengan demikian bisa disimpulkan besarnya pendapatan petani belum terlalu jauh dari besarnya pengeluaran mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut