Erick Thohir Tunjuk Suko Hartono Jadi Dirut PGN yang Baru

Saat ini, PGN mempunyai lini bisnis pipanisasi Gas, CNG, dan LNG. Produk ini menyasar segmen pelanggan industri dan komersial, Gas Kita atau Jargas untuk pelanggan rumah tangga dan pelanggan kecil, Gas Link untuk pengguna CNG atau LNG, serta GasKu yang melayani sektor transportasi yang disalurkan ke pelanggan melalui SPBG. 

img_title Kata Pertamina soal Maraknya Pemalsuan LPG Subsidi

Dari kinerja konsolidasi secara operasional, pada sisi hulu PGN menorehkan catatan lifting minyak dan gas bumi sebesar 28.293 BOEPD, sedangkan pengelolaan bisnis hilir meliputi niaga gas sebesar 990 BBTUD, transmisi gas sebanyak 2.046 MMSCFD, dan bisnis hilir lainnya sebesar 228 BBTUD.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Realisasi volume transmisi dipengaruhi oleh penurunan volume Pertagas dan penghentian penyaluran gas oleh PCML melalui pipa Kalimantan Jawa Gas (KJG) pada September 2019. Sementara itu, realisasi lifting lebih rendah dari tahun 2018 karena dipengaruhi oleh berakhirnya dua blok upstream yaitu SES dan Sanga-Sanga.

img_title Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Avtur Aman Dukung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Mandalika

Pada tahun lalu, total aset yang dikelola PGN mencapai US$7,374 miliar. Dari sisi pendapatan mencapai US$3,849 miliar, dengan EBITDA sebesar US$1,04 Miliar. Secara konsolidasian, PGN menghasilkan laba operasi sebesar US$546 Juta, dengan laba bersih sebesar US$68 Juta.

Realisasi Pendapatan atau EBITDA tahun 2019 dipengaruhi oleh menurunnya pendapatan dari sisi upstream, karena berakhirnya dua blok pada akhir 2018 yaitu Blok Sanga-Sanga dan SES, serta harga ICP dan finance lease akbiat berhentinya pengaliran gas melalui pipa Kalimantan Jawa Gas (KJG).

img_title Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP-AKR per 1 Oktober 2025

Secara lebih detail, kinerja keuangan ditopang geliat operasional. PGN selama tahun lalu, berhasil meningkatkan volume distribusi gas, dari posisi 960 BBTUD, naik 3 persen menjadi 990 BBTUD pada 2019. Sedangkan untuk transmisi gas, PGN menyalurkan volume sebesar 2.046 MMSCFD.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peningkatan operasi bisnis tersebut, tak lepas dari ekspansi pelayanan yang digarap PGN. Hingga tahun lalu, tercatat jumlah pelanggan distribusi gas mencapai 397.474, naik dari posisi 325.917 pada 2018, terlebih lagi adanya lompatan kenaikan jumlah pelanggan sejak 2014 yang hanya sebesar 96.049. Dengan demikian, PGN berhasil mengelola market share niaga gas bumi di Indonesia sebesar 92 persen.

Pada 2019 PGN berhasil menambah panjang infrastruktur pipa dengan total menjadi ±10.169 km, dengan pemambahan pipa sepanjang ±253 km. Adapun rinciannya, penambahan pipa distribusi ±75 km dan penambahan pipa transmisi sepanjang ±177 km.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut