Gubernur Bali Made Mangku Pastika Dilaporkan ke KPK

Gubernur Bali, I Made I Made Mangku Pastika
Sumber :
  • Wima Saraswati/VIVAnews

VIVAnews - Gubernur Bali Made Mangku Pastika dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Adalah Sekjen Forum Peduli Bali Dwipa Nyoman Sentana yang melaporkan mantan kapolda Bali itu ke lembaga antikorupsi.

img_title Hilirisasi Nikel Indonesia: Pertumbuhan Ekonomi vs Kerusakan Lingkungan Cek Breaking NULL

Laporan itu berkaitan dengan keluarnya SK Gubernur Bali Nomor 2138/02-C/HK/2012 tertanggal 26 Desember 2012 tentang Pemberian Izin dan Hak Pemanfaatan, Pengembangan dan Pengelolahan Wilayah Perairan Teluk Benoa kepada PT Tirta Wahana Bali Internasional (TWBI).

Tak hanya Pastika, Sentana juga melaporkan wakil gubernur terpilih, I Ketut Sudikerta, Ketua Komisi III DPRD Bali IGM Suryantha Putra serta Direktur Utama PT TWBI Hendi Lukman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laporan tersebut, Sentana membawa sejumlah berkas bukti awal yang langsung diserahkan ke KPK agar ditindaklanjuti terkait dugaan suap terhadap keluarnya izin melalui SK tersebut.

Menanggapi itu, Gubernur Made Mangku Pastika mengatakan, laporan terhadap dirinya ke KPK terkait dugaan suap izin reklamasi ke PT TWBI merupakan fitnah. Bahkan, Pastika mengancam jika laporan tersebut tidak bisa dibuktikan, ia akan melaporkan balik pihak yang melaporkannya.

"Hati-hati kalau menuduh orang. Saya dituduh menerima suap. Hati-hati laporan itu. Jangan sembarangan menuduh. Saya juga bisa melaporkan orang tersebut," ucap Pastika, Jumat 26 Juli 2013.

img_title Ancaman Kebakaran Hutan dan Krisis Air di Indonesia

Pastika menyatakan laporan tersebut fitnah belaka dan telah mencemarkan nama baiknya. "Saya juga bisa bilang orang lain makan uang. Tetapi saya tidak mau mengatakan itu. Saya juga bisa melaporkan orang ke KPK," kata Pastika.

Menurutnya, laporan tersebut tidak beralasan karena dirinya tidak pernah menerima suap pada proses perizinan reklamasi Teluk Benoa. Pastika tak menampik jika laporan itu berbau politis.

"Kalian sendiri bisa menilai laporan ke KPK itu," ujarnya. Dia mengaku ingin membuktikan jika seluruh proses perizinan tersebut berjalan sesuai mekanismenya. Ia mengaku telah mengkaji rencana proyek tersebut dengan melibatkan pihak-pihak berkompeten. (umi)

img_title Hilirisasi Nikel Indonesia: Pertumbuhan Ekonomi vs Kerusakan Lingkungan
Pemimpin Redaksi tvOnenews.com, Ecep S Yasa menyelesaikan Cape Town Marathon

Persisten Lama

Albert Camus, sastrawan Perancis kelahiran Aljazair pernah mengatakan, olah raga tempat terbaik untuk belajar moralitas. Saya diam diam mengamininya. Ia memberi afirmasi

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut