Pemerintah Perbanyak Penggunaan Sarang Laba-laba

Ilustrasi pembangunan infrastruktur jalan
Sumber :
  • VIVA.co.id / Renne Kawilarang

Dia mengatakan, karya anak bangsa seperti ini seharusnya dapat difasilitasi dan dipergunakan pada proyek jalan pemerintah. Dengan demikian, ke depannya dapat disebarkan ke luar negeri. Apalag,i saat ini memasuki pasar tunggal Masyarakat Ekonomi ASEAN, maka inovasi dan karya-karya bangsa sendiri harus ditonjolkan.

img_title Gubernur Pramono: Kerugian Infrastruktur di Jakarta Pasca Demo Tembus Rp80 Miliar

Helmy mengatakan, penggunaan konstruksi sarang laba-laba sudah dikenal sejak lama, terutama untuk bangunan bertingkat di daerah gempa, seperti bangunan di Aceh dan Padang, saat terjadi gempa besar bangunan yang menggunakan konstruksi ini masih kokoh berdiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sayangnya, penggunaan konstruksi ini untuk jalan belum meluas. Padahal, kalau melihat penggunaan sarang laba-laba untuk jalan di Dumai, Riau dan Bojonegoro, Jawa Timur, ternyata mampu memikul beban kendaraan berat di atasnya. Padahal, seperti diketahui tanah di kedua daerah tersebut tergolong tidak stabil,” ujarnya.

img_title Vinilon Ungkap Teknologi Pengembangan Infrastruktur Nasional Berkelanjutan

Helmy yang disertasi doktornya mengambil sarang laba-laba mengatakan, konstruksi sarang laba-laba 80 persen lebih ekonomis dibandingkan dengan konstruksi beton lainnya, baik itu penggunaan tenaga kerja maupun material. Saat ini, yang dibutuhkan menggandeng mitra untuk "pre-cast", agar pelaksanaan dilapangan lebih cepat.

"Kalau sirip-sirip betonnya sudah ada yang memproduksi masal, maka di lapangan akan lebih mudah, karena tinggal di pasang dan dihampar saja," ujar Helmy.

img_title Bangun Hunian hingga Infrastruktur berkualitas, Intip Kolaborasi SIG dan Pemkab Bekasi

Konstruksi sarang laba-laba, termasuk dalam pondasi dangkal telah mendapat rekomendasi dari berbagai instansi di antaranya, Ditjen Cipta Karya Kementerian PU, Kementerian Perindustrian, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (LKPP), Pemkab Simeuleu, Pemkab Solok, Pemprov Sumbar, dan Pemprov Kaltim.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma

Survei Charta Politika: 77,5% Warga Brebes Optimis Bupati Paramitha Bawa Perubahan Infrastruktur

Warga Kabupaten Brebes optimis dengan kepemimpinan Bupati Paramitha Widya Kusuma bersama Wakil Bupati Wurja untuk 5 tahun ke depan 2025–2030.

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut