Kasus Senpi Aa Gatot, Polisi Akan Periksa Sutradara Film DPO

Gatot Brajamusti saat ditangkap atas kasus narkoba.
Sumber :
  • Syaefullah

VIVA.co.id – Penyidik Subdit Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya terus menggali asal muasal kepemilikan senjata api Gatot Brajamusti. Pihak kepolisian akan menyelidiki guna memberantas peredaran senjata ilegal di Indonesia.

Pekerja Pelabuhan Italia Cegat Kapal Saudi Diduga Angkut Senjata ke Israel

Setelah sebelumnya penyidik memeriksa sutradara film Azrax, Dedi Setiadi, kali ini penyidik akan memeriksa L M Belgant, sutradara film DPO yang juga diperankan oleh Gatot.

"Nanti kita akan jadwalkan sutradara DPO," kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Kamis, 29 September 2016.

Polisi: Koper Berisi Senpi dan Ratusan Peluru di Pasar Minggu Milik Pasutri Asal Filipina

Menurut Budi, pemeriksaan atas Belgant akan dilaksanakan Senin, 3 Oktober 2016 pekan depan. Pemeriksaan ini berhubungan dengan pengakuan Gatot sebelumnya bahwa senjata tersebut dipinjamkan kepadanya untuk dipergunakan dalam produksi dua film laga yakni, DPO dan Azrax.

Untuk kasus senpi milik Gatot, penyidik Polda Metro Jaya sudah memeriksa beberapa saksi, yakni Ary Suta yang merupakan mantan Kepala BPPN, yang disebut Gatot sebagai pihak yang meminjamkan senjata tersebut kepadanya.

Ngaku Orang 'Ring Satu Istana', Pria di Depok Ancam Warga Pakai Benda Diduga Senpi

Selain itu, artis Elma Theana, Reza Artamevia, Nadine Chandrawinata juga diperiksa lantaran kedekatan dengan pria yang akrab disapa Aa Gatot dan juga pemain film tersebut. Tak hanya itu, polisi bahkan memeriksa salah satu teman dekat Aa Gatot yang juga ikut bersama Aa Gatot sebagai pendiri padepokan di Sukabumi yaitu Wahjoeono.

Kasus kepemilikan senpi Aa Gatot berawal dari penggeledahan yang dilakukan polisi di kediaman Aa Gatot di Jakarta Selatan. Penggeledahan dilakukan setelah Aa Gatot tertangkap tangan oleh penyidik Polda NTB mengadakan pesta narkoba di salah satu hotel di Mataram.

Dalam penggeledahan tersebut, Polisi menemukan sabu, dua pucuk senjata api, dan ribuan peluru.

Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri

Irjen Asep Edi: Penggunaan Gas Air Mata di Demo Buruh Harus Perintah Lansung Saya

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, menegaskan kepada seluruh anggota pengamanan demo buruh di gedung DPR bahwa penggunaan gas air mata tidak bisa sembarangan.

img_title
VIVA.co.id
28 Agustus 2025