Akhir Periode Tax Amnesty, Sri Mulyani Sisir UKM dan Profesi

Aksi menembak dengan pistol Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Program pengampunan pajak, atau tax amnesty sebentar lagi akan berakhir pada Maret 2017. Pemerintah, saat ini, lebih memfokuskan untuk menarik pada wajib pajak usaha kecil menengah, atau UKM dan profesi untuk ikut serta program tersebut. 

img_title Tak Mau Gelar Tax Amnesty Lagi, Purbaya Ogah Terus-terusan Dikibulin

"Ini periode terakhir, akan menyampaikan pada pelaku ekonomi terutama menengah dan profesi," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam acara Investor Garhering Eximbank di Ballroom Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Selasa 7 Februari 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ani panggilan akrab Sri Mulyani menyebut, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak telah melakukan pemetaan dan mengindentifikasi pelaku, subjek, maupun objek wajib pajak, agar ke depan memiliki data basis pajak yang lebih akurat dan luas.

img_title Komisi II DPR Dorong Land Amnesty, Apa Itu?

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kepala Ekonom Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih memandang, dana repatriasi dari peserta pengampunan pajak pada periode terakhir semakin rendah.

Hal tersebut, seiring adanya tekanan dari isu global dan wajib pajak besar sudah masuk pada periode pertama.

img_title Respons Kadin soal Usulan Tax Amnesty Jilid III pada 2025

"Jadi, pada periode ketiga ini pemerintah bisa fokus ke sasaran tertentu, misalnya profesi tertentu, jadi perlu strategi fokus pada sumber daya," tuturnya.

Mengutip data Ditjen Pajak pada siang ini, jumlah dana repatriasi mencapai Rp141 triliun, deklarasi luar negeri Rp1.015 triliun, dan deklarasi dalam negeri Rp3.198 triliun. (asp)

Ilustrasi mata uang Rupiah.

Rupiah Melemah Seiring Penolakan Purbaya Gelar Kembali Tax Amnesty

Di pasar spot hingga pukul 09.04 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 16.791 per dolar AS, melemah 42 poin atau 0,25 persen dari sebelumnya di level Rp 16.749 per dollar AS.

img_title
VIVA.co.id
26 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut