Presiden Direktur PT IBM Indonesia, Gunawan Susanto

Perusahaan Indonesia Jangan Takut Perubahan

Direktur Utama IBM Indonesia, Gunawan Susanto.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Amal Nur Ngazis

IBM Indonesia juga terlibat dalam membantu pendataan ribuan korban tsunami Aceh pada 2004. Untuk membantu mengatasi bencana alam tersebut, IBM Indonesia hadir dengan membawa seperangkat komputer dan sistem yang dinamakan Sistem Informasi Bencana Aceh (SIMBA) untuk membantu pendataan korban tsunami. Pada 2008, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan tanda terima kasihnya atas kontribusi IBM Indonesia dalam proses pemulihan bencana di Aceh.

img_title Kirim Uang ke Luar Negeri Lebih Cepat dengan Blockchain

IBM Indonesia terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi. Di bidang teknologi, IBM Indonesia juga turut melahirkan kerja sama dan produk-produk baru yang mampu membantu kinerja manusia, sampai layanan smart city. Tidak hanya itu, kehadiran IBM Watson juga menjadi langkah awal IBM Indonesia untuk berkontribusi dalam bidang kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Direktur PT IBM Indonesia, Gunawan Susanto, memaparkan dunia teknologi sudah berubah pada era digital. Untuk menyambut perubahan tersebut, harus cerdas memanfaatkan peluang. Sebab perubahan menurutnya menakutkan, banyak perusahaan yang tidak siap menghadapi perubahan dan terancam tertinggal dengan perusahaan lain.

img_title Mengenal Aplikasi Teman Kanker

Gunawan berharap perusahaan di Indonesia bisa cerdas menyambut perubahan, dan bisa menjadi pemain utama di negeri sendiri. Bukan malah terus dikangkangi perusahaan-perusahaan dari luar. 

Berikut wawancara kami dengan petinggi muda IBM yang juga penggemar sepakbola itu:  

img_title Evolusi Industri Otomotif: Dari Mesin Uap hingga Era Kendaraan Listrik dan Otonom

IBM sudah lama hadir. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, bagaimana IBM menyesuaikan diri?

IBM sejak tahun 1911 jualannya mesin tabulasi, typewriter, kemudian baru masuk mainframe, personal computer. Setelah itu evolusinya panjang kemudian menjadi punya server, storage, software, mulai dari akuisisi PricewaterhouseCoopers (PwC) consulting company dan bergeser mengarah ke business consulting waktu itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam beberapa tahun terakhir kita memang melihat perkembangan dunianya mulai berbeda lagi, banyak yang bilang sekarang ini adalah this is perfect storm. Kalau dulu wave internet cuma sekali, wave-nya dotcom buble cuma sendirian. Yang ini wave-nya berbarengan dari banyak sisi, yang mana people going to mobile, dengan semua masuk area mobility.

Ada Internet of Things (IoT), orang banyak pakai sosmed, kita lihat trennya semua di-provide as service melalui cloud (komputasi awan). Dan data karena ada IoT, mobility, sosmed dan lainnya maka datanya banyak banget, banyak data yang itu disebut unstructure data bahkan yang tidak bisa dibaca oleh sistem. Makanya ini kemudian men-trigger adanya big data analytics. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut