Arab Saudi Alami Krisis, Seberapa Parah

- bbc
Kali ini masalahnya mungkin lebih serius. Virus corona dan anjloknya harga minyak telah merusak rencana proyek-proyek di Arab Saudi, membuat banyak orang mempertanyakan apakah program Vision 2030 yang digaungkan putra mahkota masih bisa tercapai.
Vision 2030 bertujuan untuk mengurangi ketergantungan Arab Saudi atas minyak dan tenaga kerja ekspat, dan memiliki program utama membangun kota futuristik senilai $500 miliar di tengah gurun pasir bernama NEOM.
Pemerintah mengatakan proyek ini masih berjalan, namun sebagian besar analis mengatakan pengurangan anggaran dan penundaan sekarang tak dapat dielakkan.
"Sektor swasta akan sangat terdampak oleh kebijakan ini. Ini juga membahayakan pencipta lapangan kerja, yang akan mempersulit pemulihan ekonomi jangka panjang," kata Michael Stephens.
Posisi Arab di dunia
Reputasi global Arab Saudi tercela setelah pembunuhan Khashoggi dan upaya penutupannya. Bahkan duta besar Arab untuk Inggris menyebutnya "noda dalam reputasi kami."
Pengadilan dan hukuman yang dijatuhkan untuk kasus ini, di mana beberapa tersangka bebas, dikritik pedas oleh kelompok hak asasi manusia dan laporan khusus PBB untuk pembunuhan ekstra yudisial.
Namun Arab Saudi, sebuah negara besar yang berperan penting dalam ekonomi global, tidak bisa tetap diacuhkan.
Beberapa waktu belakangan Arab ingin membeli saham-saham strategis di investasi penting seperti upayanya kali ini untuk mengakuisisi 80% saham klub sepakbola Newcastle United, yang dikritik oleh pasangan Khashoggi, Hatice Cengiz, atas alasan etis.