AS Serang Irak, Komandan Hizbullah Tewas

Serangan AS di Irak (Doc: ANews)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Natania Longdong

Baghdad – Komando Pusat AS (CENTCOM), mengatakan pada Rabu, 7 Februari 2024, bahwa mereka melakukan serangan udara di Irak, yang menewaskan seorang pemimpin senior kelompok perlawanan Kata'ib Hezbollah.

Menko Polkam Budi Gunawan Minta Polisi Lebih Humanis Amankan Pendemo

“Pada pukul 21.30 tanggal 7 Februari, pasukan Komando Pusat AS (CENTCOM) melakukan serangan di Irak sebagai tanggapan atas serangan terhadap anggota militer AS, membunuh seorang komandan Kata'ib Hizbullah yang bertanggung jawab merencanakan dan berpartisipasi langsung dalam serangan terhadap pasukan AS di kawasan ini," kata CENTCOM pada akun X, dikutip dari ANews, Kamis, 8 Februari 2024.

Tidak ada indikasi kerusakan tambahan atau korban sipil saat ini, tambahnya.

Media Asing Soroti Kematian Tragis Affan Kurniawan 'Driver Ojol' yang Dilindas Rantis Brimob

VIVA Militer: Jenderal (Purn.) Kenneth McKenzie saat menjadi Komandan CENTCOM

Photo :
  • militarytimes.com

AS juga berjanji akan terus mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi rakyatnya, kata CENTCOM.

Ojol Tewas Dilindas Brimob, Prabowo Minta Masyarakat Tetap Percaya Pemerintah

“Kami tidak akan ragu untuk meminta pertanggungjawaban semua pihak yang mengancam keselamatan pasukan kami,” tulis CENTCOM.

Sebelumnya, perlawanan Islam di Irak, sebuah kelompok militan yang mencakup Kata'ib Hizbullah yang didukung Iran, telah melakukan serangan drone dan rudal terhadap pasukan AS di wilayah tersebut selama berbulan-bulan, di tengah perang Israel yang sedang berlangsung melawan Hamas.

Rudal Hizbullah (Doc: Media Hizbullah)

Photo :
  • VIVA.co.id/Natania Longdong

Bulan lalu, serangan drone bunuh diri menewaskan tiga tentara Amerika di Tower 22, sebuah instalasi militer terpencil di Yordania dekat perbatasan Suriah dan Irak. Perlawanan Islam di Irak kemudian mengaku bertanggung jawab.

Presiden AS Joe Biden mengatakan dia telah memutuskan bagaimana dia akan menanggapi serentetan serangan itu, akan tetapi dirinya tidak memberikan rinciannya.

Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK)

Jusuf Kalla: Jika Kota Bergejolak, Ekonomi Bisa Berhenti

Jusuf Kalla juga menyampaikan pesan khusus kepada pejabat serta wakil rakyat untuk menahan diri dan menyaring betul-betul setiap ucapan dan tindakan

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2025