Lawan Gagasan Trump, Mesir Siapkan Rencana Rekonstruksi Gaza

Warga Palestina memeriksa bangunan tempat tinggal mereka yang hancur akibat serangan pesawat tempur Israel di Gaza City, Kamis, 4 Juli 2024.
Sumber :
  • ANTARA/Xinhua/Mahmoud Zaki

Kairo, VIVA – Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, mengatakan rencana rekonstruksi Gaza yang disiapkan Mesir, yang memastikan warga Palestina tetap berada di tanah mereka, telah siap dan akan dipresentasikan pada pertemuan puncak darurat Arab pada 4 Maret.

18.489 Pelajar dan Ratusan Guru Palestina Tewas Akibat Serangan Israel

"Kami akan mengadakan pembicaraan intensif dengan negara-negara donor utama setelah rencana tersebut diadopsi dalam pertemuan puncak Arab mendatang," kata Abdelatty dalam konferensi pers bersama Komisaris Uni Eropa untuk Mediterania, Dubravka Å uica, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Iran, IRNA pada Minggu, 2 Maret 2025.

Gedung-gedung di Gaza hancur akibat serangan Israel.

Photo :
  • AP Photo/Hatem Moussa.
Trump Ancam Kenakan Tarif Tambahan Negara yang Pungut Pajak Digital

Negara-negara Arab, yang dengan cepat menolak rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar AS mengambil alih kendali Gaza dan memukimkan kembali warga Palestina ke tempat lain, kini sedang bergegas menyepakati inisiatif diplomatik untuk menentang proposal tersebut.

Rencana Trump yang diumumkan pada 4 Februari di tengah gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hamas di Gaza, telah memicu kemarahan warga Palestina dan negara-negara Arab serta menjungkirbalikkan diplomasi AS selama beberapa dekade yang berfokus pada solusi dua negara.

Trump Ingin Ubah Nama Pentagon Jadi Departemen Perang

Presiden AS Donald Trump.

Photo :
  • Trump

Menurut Abdelatty, rencana rekonstruksi Mesir akan mendapatkan dukungan dan pendanaan internasional untuk memastikan keberhasilan pelaksanaannya.

Abdelatty menekankan bahwa peran Eropa, terutama dalam aspek ekonomi untuk membangun kembali Gaza yang dilanda perang, sangatlah penting. (ANT)

Jurnalis Valerie Zink keluar dari Reuters setelah media tersebut dukung Israel

Jurnalis Valerie Zink Curhat Mundur dari Reuters, Tuding Medianya Propagandis Israel

"Kesediaan Reuters untuk mengabadikan propaganda Israel tidak menghindarkan para reporternya sendiri dari genosida Israel,"

img_title
VIVA.co.id
28 Agustus 2025