Arab Saudi Tangguhkan Umrah Jelang Musim Haji 2025, Cuma Pemegang Izin Haji Resmi

Jemaah Haji Indonesia gunakan saudi airlines.
Sumber :
  • Istimewa

Riyadh, VIVA – Arab Saudi resmi menangguhkan pelaksanaan ibadah umrah bagi seluruh pemegang visa, kecuali visa haji, mulai 29 April hingga 10 Juni 2025, atau bertepatan dengan 1 Zulkaidah hingga 14 Zulhijah 1446 H. Kebijakan ini diumumkan sebagai bagian dari persiapan menjelang musim haji tahun ini.

5 Fakta Gagalnya Keberangkatan 264 Calon Haji Nonprosedural di Bandara Soekarno-Hatta

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Dalam keterangannya, Kementerian menegaskan bahwa hanya jemaah dengan izin haji resmi yang diperbolehkan melaksanakan umrah selama periode tersebut.

"Umrah akan ditangguhkan bagi warga negara, penduduk, dan pemegang semua jenis visa mulai tanggal 1 Zulkaidah hingga 14 Zulhijah," kata Kementerian seperti dikutip dari Inside the Haramain, Kamis, 10 April 2025.

Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Keberangkatan 264 Jemaah Calon Haji Non Prosedural

"Hanya pemegang izin haji yang sah yang dapat melaksanakan umrah mulai tanggal 1 Zulkaidah," tambah laporan itu.

Kebijakan ini juga diumumkan oleh Kedutaan Besar Sierra Leone di Arab Saudi melalui situs resminya.

Jemaah Haji Asal Aceh Terima 2.000 Riyal Saudi Dana Wakaf Baitul Asyi

Sebelumnya, Kementerian menetapkan 13 April 2025 (15 Syawal 1446 H) sebagai batas terakhir masuknya jemaah umrah ke wilayah Kerajaan. Sementara itu, 29 April 2025 (1 Zulkaidah 1446 H) menjadi batas akhir keberangkatan jemaah keluar dari Arab Saudi.

"Sebagai bagian dari persiapan musim haji mendatang, Kementerian Haji dan Umrah telah mengumumkan bahwa hari terakhir bagi jemaah umrah untuk memasuki Kerajaan Arab Saudi adalah 15 Syawal 1446 H (13 April 2025). Batas akhir kepulangan mereka ditetapkan pada 1 Zulkaidah 1446 H (29 April 2025)," jelas Kementerian dalam keterangan tertulis yang diunggah lewat media sosialnya, Selasa, 8 April 2025.

Kementerian juga mengingatkan bahwa jemaah umrah yang masih berada di Arab Saudi setelah tenggat waktu akan dikenai sanksi. Pihaknya meminta seluruh individu, perusahaan umrah, dan penyedia layanan untuk mematuhi regulasi secara ketat.

"Kementerian memperingatkan bahwa setiap penundaan di luar tanggal yang ditentukan akan dianggap sebagai pelanggaran, dan perusahaan yang gagal melaporkan jemaah yang terlambat dapat menghadapi denda hingga SAR 100.000, bersama dengan tindakan hukum tambahan bagi penanggung jawab," lanjut pernyataan tersebut.

Ruben Onsu

Ruben Onsu Ungkap Perjuangan Akhirnya Bisa Berangkat Haji, Ada Jasa Orang Baik Ini

Presenter Ruben Onsu tidak lama lagi akan berangkat ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah Haji. Ruben bakal menjalankan ibadah Haji tidak lama setelah mualaf.

img_title
VIVA.co.id
22 Mei 2025