Virus MERS Kembali Makan Korban Jiwa

MERS-CoV
Sumber :
  • Reuters
VIVAnews
img_title Golkar Tangkap Ucapan AHY soal Kekuasaan Sinyal Maju Pilpres 2029
- Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menyatakan bahwa jumlah penderita

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Middle East Respiratory Syndrome
img_title Kasus Dugaan Kekerasan Seksual oleh Eks Rektor UNUGO Batal Disetop! Pengadilan Perintahkan Polisi Lakukan Ini
(MERS) di Arab Saudi bertambah empat orang. Satu di antaranya harus meregang nyawa akibat virus mirip sindrom pernapasan akut berat (Severe Acute Respiratory Syndrome
img_title Pensiun Tak Harus Berhenti Cari Uang, 7 Bisnis Ini Bisa Dimulai Sebelum Usia 60 Tahun
/ SARS) tersebut.

Pada Jumat, 27 Desember 2013, WHO mengatakan bahwa kasus kematian akibat MERS paling baru adalah seorang pria berusia 73 tahun dari Riyadh. Pria tersebut dilaporkan pernah memiliki kontak dengan hewan. Namun, ia tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar wilayah Riyadh.

Seperti dilansir kantor berita Reuters, hingga saat ini total kasus MERS di seluruh dunia yang telah terkonfirmasi mencapai 170 dengan 72 kematian. Virus MERS pertama kali muncul di Timur Tengah pada September 2013. Virus yang berasal dari keluarga yang sama seperti SARS ini, bisa menyebabkan batuk, demam, dan radang paru-paru.

Kasus MERS dilaporkan telah terjadi di Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Oman, Tunisia, dan beberapa di negara Eropa. Saat ini, ilmuwan fokus meneliti keterkaitan antara infeksi manusia dan kemungkinan unta sebagai "hewan penadah" virus.

Pada awal bulan ini, ilmuwan dari Belanda dan Qatar menerbitkan penelitian untuk membuktikan pertama kalinya bahwa MERS juga bisa menginfeksi unta. Sementara itu, WHO mengatakan bahwa mereka yang berisiko tinggi terkena MERS harus menghindari kontak dekat dengan hewan ketika mengunjungi daerah pertanian atau peternakan, di mana virus MERS diketahui berpotensi menyebar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi masyarakat umum, WHO menyarankan untuk melakukan langkah sederhana. Misalnya, mencuci tangan sebelum dan setelah menyentuh binatang, menghindari kontak dengan hewan yang sakit, dan mengonsumsi makanan higienis. (art)
Mobil SIM Keliling

Jangan Telat, Ini Jadwal SIM Keliling 8 September 2026

Layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masa berlakunya masih aktif. Pemohon disarankan datang lebih awal karena kuota terbatas.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut