AS Bantah Masih Sadap Prancis

Para pemimpin negara G7 tengah berfoto usai KTT G7 di Jerman
Sumber :
  • REUTERS/Christian Hartmann

img_title Sekolah Baru untuk Republik
Sementara itu, selain menjanjikan hal serupa kepada Hollande, kedua pemimpin juga fokus untuk membahas prinsip yang seharusnya dimiliki oleh pemerintah yang menjadi sekutu. Khususnya dalam isu intelijen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Menjaga Privasi di Dunia Digital: Langkah Mudah Melindungi Data Pribadi Anda
Dokumen yang dibocorkan oleh Wikileaks diberi judul "Penyadapan Elysee" - yang merujuk kepada Istana kediaman Presiden Prancis. Dalam dokumen yang sengaja dibocorkan itu, disebut NSA telah memantau komunikasi tiga Presiden Prancis. 

img_title Mengapa Soft Skills Menjadi Kunci Utama Kesuksesan Karier di Masa Depan?
Bocoran dokumen Wikileaks kini telah dipublikasikan di harian Prancis, Liberation dan situs investigasi di dunia maya. 

Dari sekian banyak data yang diungkap antara lain menyangkut pembahasan Hollande di tahun 2012 lalu terkait kemungkinan Yunani akan keluar dari grup Uni Eripa.

Kemudian, di tahun 2011, mengenai keputusan Sarkozy yang tetap bersikeras menghidupkan kembali pembicaraan damai antara Israel dengan Palestina. Saat itu, kemungkinan pembicaraan damai itu tak akan melibatkan AS. 

Kemudian di tahun 2010, pejabat berwenang Prancis diduga telah mengetahui mereka disadap oleh Negeri Paman Sam. Prancis kemudian berniat untuk mengajukan protes. 

Dari rangkuman komunikasi yang berhasil disadap, diketahui Dubes Prancis untuk AS dan penasihat diplomatik Sarkozy berencana menyampaikan rasa kekecewaan mereka. Sebab Negeri Paman Sam tidak juga bersedia untuk meneken kerja sama bilateral di bidang intelijen. 

"Intinya, AS tetap masih berkeinginan untuk menyadap Prancis" tulis rangkuman di dokumen itu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak diketahui dengan jelas apakah data-data itu diperoleh dari dokumen milik mantan agen NSA, Edward Snowden. (ase)

Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy.

AS Sadap Tiga Presiden Prancis

Bocoran terbaru WikiLeaks kembali ungkap kegiatan mata-mata AS.

img_title
VIVA.co.id
24 Juni 2015
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut