Dua Pentolan Militan Simpatisan ISIS Marawi Tewas

Militer Filipina berjaga-jaga di kota Marawi pasca penyerangan oleh kelompok teror ISIS.
Sumber :
  • Reuters/Erick de Castro

VIVA.co.id – Pentolan militan di Kota Marawi, Filipina yang terafiliasi dengan ISIS, dilaporkan telah tewas . Seorang pejabat setempat mengatakan, Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute, yang memimpin serangan di Marawi telah tewas dalam baku tembak dan jasadnya telah ditemukan.

img_title Pemuda 18 Tahun di Gowa Ditangkap Densus 88 Aktif Sebarkan Ideologi ISIS dan Ajak Ngebom Tempat Ibadah

Hal ini terjadi setelah tentara Filipina akhir pekan lalu mengebom basis militan yang bertahan selama empat bulan terakhir. Pihak militer juga mengatakan bahwa konflik tersebut akan berakhir dalam waktu segera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir Channel News Asia, Senin, 16 Oktober 2017, selama penyerangan jet tempur FA-50 terbang di atas Marawi, pasukan militer mengepung rumah-rumah militan di “sarang” pemberontak yang kini telah menyusut menjadi sekitar dua hektare saja.

img_title Aktif Sebarkan Propaganda Ekstremis, Remaja 18 Tahun Ditangkap Densus 88 Terkait Kelompok Teroris ISIS

"Kami berharap bahwa kita akan segera mengakhiri pengepungan Marawi ini segera," kata Kolonel Romeo Brawner, Wakil Komandan Gugus Tugas di Marawi.

Seperti diketahui Presiden Filipina Rodrigo Duterte menetapkan status darurat militer untuk seluruh wilayah Mindanao terhitung sejak tanggal 23 Mei 2017 pukul 23.00 waktu setempat menyusul bentrokan antara pasukan pemerintah dengan kelompok militan Maute di Marawi.

img_title Pentolan ISIS Abu Khadija Tewas di Tangan Pasukan Irak dan Koalisi Pimpinan AS

Penetapan status tersebut membuat seluruh wilayah pulau Mindanao ditetapkan sebagai darurat militer meski bentrokan hanya terjadi di wilayah Marawi. Hal ini dilakukan dengan adanya potensi masalah yang dianggap lebih besar di wilayah itu.

Bentrokan di Marawi terjadi saat pasukan menggerebek tempat persembunyian seorang tersangka teroris tingkat tinggi di Marawi bagian selatan yang memicu adanya baku tembak antara militan dan aparat. (ren)
 

VIVA Militer: Komandan Komando Pusat Amerika Serikat, Jenderal Michael Kurilla

AS Klaim Tangkap Komandan ISIS saat Operasi Militer di Irak-Suriah

Pejabat militer Amerika Serikat (AS) pada 4 Juni mengumumkan penahanan seorang pemimpin kelompok ISIS selama operasi koalisi internasional di Irak dan Suriah.

img_title
VIVA.co.id
5 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut