Suami Mutilasi Istri di Ciamis Mulai dari Kaki, Terakhir Kepala

Jenazah korban mutilasi saat dievakuasi ke kamar mayat RSUD Jombang.
Sumber :
  • VIVA/Uki Rama

Ciamis - Polisi mengungkap sebelum memutilasi istrinya sendiri, Yanti (44), pria di Ciamis yang bernama Tarsum (51) menghantam korban dengan balok kayu.

Menko Polkam Budi Gunawan Minta Polisi Lebih Humanis Amankan Pendemo

"(Korban) Dipukul menggunakan kayu bagian depan dan belakang kepala," kata Kapolres Ciamis, Ajun Komisaris Besar Polisi Akmal pada Selasa, 7 Mei 2024.

Jenazah korban mutilasi saat dievakuasi ke kamar mayat RSUD Jombang.

Photo :
  • VIVA/Uki Rama
Media Asing Soroti Kematian Tragis Affan Kurniawan 'Driver Ojol' yang Dilindas Rantis Brimob

Akmal mengatakan, pasangan suami-istri ini sebelumnya cekcok. Mereka ribut-ribut masalah ekonomi rumah tangga. Setelah korban terkapar, pelaku memutilasi jasad korban dengan pisau dapur biasa.

Sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis, Ajun Komisaris Polisi Joko Prihatin membeberkan cara pelaku memutilasi korban dimulai dari bagian kaki korban dulu lalu tangan.

Ojol Tewas Dilindas Brimob, Prabowo Minta Masyarakat Tetap Percaya Pemerintah

Untuk bagian kepala, Joko mengatakan masih dalam keadaan utuh. Tapi, hasil autopsi menyimpulkan jika kepala korban mengalami luka akibat pukulan balok.

"(Mutilias) Diduga bagian kaki dahulu, terus tangan, terus kaki, terus tangan lagi. (Kepala) Utuh, cuma hasil autopsi sementara kata dokter kepalanya pecah karena diduga pukul kayu itu," kata Joko.

Untuk diketahui, viral di media sosial warga Ciamis, Jawa Barat, dibuat geger akan adanya kasus mutilasi yang dilakukan seorang suami ke istrinya.

Salah satunya diposting akun Instagram @net2netnews2002. Akun itu menyebut peristiwanya terjadi di Dusun Sindangjaya, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis. Ketua RT 8 Yoyo Tarya mengaku ditawari daging hasil mutilasi korban.

"Yoyo Tarya menyebut dirinya pun ditawari daging yang diduga daging hasil mutilasi korban," demikian seperti dikutip dari akun tersebut pada Jumat, 3 Mei 2024.

Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK)

Jusuf Kalla: Jika Kota Bergejolak, Ekonomi Bisa Berhenti

Jusuf Kalla juga menyampaikan pesan khusus kepada pejabat serta wakil rakyat untuk menahan diri dan menyaring betul-betul setiap ucapan dan tindakan

img_title
VIVA.co.id
29 Agustus 2025