Kali Sunter Meluap, Cipinang Melayu Kembali Terendam Banjir

Kondisi Banjir di Cipinang Melayu malam ini mulai surut.
Sumber :
  • VIVA/Willibrodus (Jakarta)

VIVA – Banjir kembali melanda RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Rabu 14 April 2021. Banjir yang terjadi sejak sore tadi sekitar pukul 17.30 WIB ini baru mulai surut sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Pakistan Bertambah Jadi 670 Orang

Sutomo (45), warga Cipinang Melayu mengatakan, pada saat sebelum terjadi banjir, hujan di lokasi masih tergolong ringan hingga sedang. Namun, menjelang magrib, air mulai meluap dari Kali Sunter yang tak jauh dari pemukiman warga.

"Hujannya enggak terlalu besar, tapi tadi sebelum magrib air mulai meluap dari kali (Sunter) di sebelah. Ini banjir kiriman [banjir bandan] dari hulu Kali Sunter," kata Sutomo, kepada VIVA, Rabu malam. 

Alaska Hadapi Potensi Banjir Akibat Gletser, 30 Ribu Warga Mengungsi

Menurut Sutomo, ketinggian air di Cipinang Melayu sempat mencapai satu meter sebelum akhirnya surut. Melihat ketinggian air yang terus bertambah, warga langsung berupaya menyelamatkan barang ke tempat yang lebih tinggi agar tidak terendam banjir. 

"Tadi pas airnya naik, saya langsung pindahkan barang-barang di bawah ke lantai dua biar aman. Soalnya ada barang elektronik, jadi biar enggak rusak," jelasnya.

Resmi jadi Sister City, Jakarta-Kuala Lumpur Kerja Sama Atasi Banjir hingga Sampah

Berdasarkan pantauan VIVA di lokasi pada pukul 23.40 WIB, warga tampak masih bersiaga. Sebab, pada hulu Kali Sunter masih berstatus siaga satu. 

Hingga kini, sejumlah rumah yang berada di ujung bawah Jalan Haji Amsir, Cipinang Melayu masih terendam banjir dengan ketinggian mencapai 30 sentimeter. Sejumlah petugas dari Dinas Badan Air masih terus berupaya menyedot air.

Banjir besar. (Foto ilustrasi).

Banjir di Niger Tewaskan 47 Orang, 56 Ribu Mengungsi

Bencana itu telah berdampak pada 7.754 keluarga di 339 kawasan permukiman dan desa.

img_title
VIVA.co.id
21 Agustus 2025